Berita

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Tifatul Sembiring/Net

Politik

Eks Menteri SBY: Kok Bisa Ya DPR Bahas Omnibus Law RUU Ciptaker Saat Reses?

MINGGU, 26 JULI 2020 | 06:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kengototan Badan Legislasi (Baleg) DPR membahas Omnibus Law RUU Cipta Kerja menuai kritikan tajam. Ini lantaran pembahasan dilakukan saat anggota DPR tengah memasuki masa reses dari 16 Juli hingga 17 Agustus.

Anggota DPR dari Fraksi PKS, Tifatul Sembiring bahkan terheran-heran dengan pembahasan yang dilakukan rekan-rekannya itu.

Di mana pada Kamis (23/7), Badan Legislasi DPR RI menggelar rapat untuk membahas daftar inventaris masalah dari Bab III Peningkatan Ekosistem Investasi dan Kegiatan Berusaha RUU Cipta Kerja.


“Kok bisa ya, kan reses DPR mestinya ke dapil masing-masing. Kenapa jadi membahas RUU Omnibus law Cipta Kerja,” tanyanya dalam akun twitter pribadi, Sabtu (25/7).

Dia juga menguraikan bahwa sebelumnya pimpinan DPR tidak memberi izin rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPR untuk membahas buronan Djoko Tjandra. Izin tidak keluar dengan alasan di masa reses anggota kerja di dapil atau di luar gedung DPR.

Atas alasan itu, dia menyarankan agar pembaharan RUU ini dilakukan secara terbuka saat nanti reses berakhir. Masukan dari publik harus didengar agar RUU menjadi lebih sempurna.

“Kalau terkesan buru-buru, apalagi sembunyi-sembunyi, nanti masyarakat curiga. Kan nantinya jika sudah jadi UU, objeknya kembali ke masyarakat juga,” demikian mantan Menteri Komunikasi dan Informatika era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya