Berita

Basuki T. Purnama alias Ahok saat menghadiri Kongres PDIP tahun 2019/Net

Politik

Ahok Cuma Titipan Di Pertamina, Buktinya Harga BBM Tak Kunjung Turun-turun

SABTU, 25 JULI 2020 | 11:31 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Fakta yang diungkap oleh anggota Komisi VII DPR, Adian Napitupulu bahwa ribuan komisaris di BUMN adalah orang-orang titipan dan merupakan bentuk oligarki politik dan ekonomi, itu nyata.

Begitu pendapat Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (25/7).

"Akhirnya inikan hanya dilihat sebagai bagi-bagi kue kekuasaan," kata Adib.


Sehingga, sambung Adib, jika kemudian Basuki T. Purnama alias Ahok yang menjadi komisaris di Pertamina, dan Yenny Wahid di Garuda Indonesia, itu tidak lebih hanya sebatas memberi kue kekuasaan.

Padahal, kata Adib, kemauan publik itu sangat simpel.

Seperti saat harga minyak dunia turun, peran Ahok sebagai komisaris sangat dinanti, namun faktanya tidak juga ada gebrakan seperti yang digembar-gemborkan. Harga BBM di tanah air tetap tidak turun-turun.

"Akhirnya Ahok bukan lagi dicap sebagai pemberi pembaharuan, dikenal pendobrak. Tapi sama tak jauh sebagai bagian dari oligarki politik dan ekonomi itu tadi," tandas Adib.

Menurut Adib, jika faktanya komisaris di BUMN adalah orang-orang titipan karena oligarki politik dan ekonomi, maka kengototan Adian Napitupulu menjadi hal yang wajar.

"Karena di BUMN kita itu terkenal hanya tempat distribusi kekuasaan," ujarnya.

Adib setuju saja jika BUMN dijadikan tempat untuk mendistribusikan kekuasaan. Namun dengan catatan, setiap orang titipan harus memiliki kapasitas dan kredibilitas sehingga nantinya BUMN menjadi lebih baik.

"BUMN jadi lebih maju dan bukan hanya setor nama, ini yang perlu digarisbawahi," demikian Adib Miftahul.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya