Berita

Unggahan Ganjar Pranowo

Nusantara

Ganjar Pranowo: Sa Sayang Papua, Kalimat Yang Tepat Untuk Wakili Perasaan Saya

SABTU, 25 JULI 2020 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sudah semestinya pemerintah menjadi pengayom untuk masyarakat dari berbagai suku dan agama. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang berusaha tidak mengabaikan keluhan orang-orang yang tinggal di Jateng. Terutama di tengah situasi pandemik ini.

Ganjar menyampaikan pandemik Covid-19 menjadi kesulitan bersama yang patut diatasi bersama-sama pula.

"Salah satu inspirasi saya dalam menangani Covid-19 di Jawa Tengah berasal dari teman-teman mahasiswa Papua yang ada di sini," ungkap Ganjar dalam postingannya di akun Instagramnya.


Ganjar berterus-terang, justru orang-orang muda asal Papua yang ada di Jateng yang mengingatkannya untuk selalu bersama-sama mengatasi setiap persoalan terutama di masa pandemik.

Dalam video yang diunggah Jumat (24/7), nampak Ganjar Pranowo tengah melakukan diskusi virtual melalui Zoom dengan anak-anak muda Papua yang ada di Jateng. Berbagai pertanyaan dan keluhan ditanggapi oleh Ganjar dengan senang hati. Diskusi berlangsung hangat dan menyenangkan.  

"Karena mereka saya akhirnya berkeyakinan bahwa penyaluran bantuan Covid-19 di suatu daerah, Jawa Tengah khususnya, sama sekali tidak memandang suku, RAS, agama dan dia berasal dari mana. Semua kita bantu," ujar Ganjar

Ganjar sendiri merasa takjub dengan keterbukaan dan keramahan anak-anak muda Papua.

"Karena inspirasi tersebut bagi saya sangat luar biasa, maka ketika ada teman-teman Papua yg ingin ngajak diskusi lewat zoom, saya tidak punya alasan untuk menolak. Mereka keren-keren, tulus bergaul dan celetukan-celetukannya sering membuat saya terpukau," kata Ganjar

"Sa sayang Papua adalah kalimat yang tepat untuk mewakili perasaan saya. Kalau ketemu kita bakar batu, makan dan nyanyi bareng ya," tulis Ganja di akhir postingannya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya