Berita

Bank Bukopin/Net

Politik

Aksi Di Kemenkeu Dan OJK, Masyarakat Koperasi Tolak Bank Bukopin Dikuasai Asing

JUMAT, 24 JULI 2020 | 14:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gerakan koperasi tanah air protes keras terkait perkembangan di Bank Bukopin saat ini yang bakal dikuasai pihak asing.

Demikian disampaikan Ketua Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Inkoppas) yang juga Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Ferry Juliantono, Jumat (24/7).

Ferry Juliantono mengatakan, siang ini akan ada demo dari perwakilan Induk Koperasi di Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta.


Unjuk rasa digelar untuk meminta pemerintah agar tidak membiarkan Bank Bukopin dikuasai pihak asing.

Seperti diketahui, sebut Ferry Juliantono, Kook Min yang merupakan perusahaan Korea Selatan akan menjadi pemegang saham mayoritas di bank tersebut saat RUPS mendatang.

"Jadi, melihat fenomena ini, kami dari kalangan induk koperasi atau elemen gerakan koperasi akan menyampaikan protes ke Kementerian Keuangan serta OJK. Dan kami Induk-induk koperasi mengajak sekaligus meminta pemerintah untuk kembalikan saham Bank Bukopin," ujar dia.

Ditambahkan, pihaknya sangat kecewa lantaran pemerintah membiarkan Bank Bukopin dalam genggaman penguasaan asing.

"Seharusnya pemerintah bisa menunjuk BUMN untuk menempatkan sahamnya dan terkait upaya pembenahan bank ini," sebutnya.

"Sementara itu, gerakan koperasi siap memobilisasi dana demi kepentingan nasional guna penyelamatan Bank Bukopin, yang sejauh ini adalah aset nasional yang dipelopori dan didirikan oleh elemen gerakan koperasi khususnya dari kalangan induk koperasi bersama pemerintah," pungkas Ferry Juliantono menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya