Berita

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Garut, Sugeng Hariadi/RMOLJabar

Nusantara

6 Bulan Jadi Kajari Garut, Sugeng Hariadi Jebloskan ASN, Kepala Desa, Hingga Kepala Dinas

KAMIS, 23 JULI 2020 | 12:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Garut yang diemban Sugeng Hariadi belum bisa dibilang lama. Kata orang, masih seumur jagung karena baru 6 bulan. Tapi, Sugeng sudah menjebloskan beberapa Aparatur Negeri Sipil (ASN) dan beberapa mantan Kepala Desa yang terbukti melakukan tindakan melanggar hukum.

Dituturkan Sugeng, selama dirinya bertugas di Garut, ada satu perkara yang ditanganinya yang sangat menarik perhatian masyarakat Garut. Yakni kasus penyebaran video asusila yang dikenal dengan 'video Vina Garut'.

Kasus ini perkaranya sudah putus, meskipun pihak kuasa hukum terpidana kemudian mengajukan upaya banding.


Perkara lain yang pernah ditangani dan mendapat perhatian banyak orang yakni penyelidikan-penyelidikan terhadap pelaku tindak pidana korupsi (tipikor). Bahkan untuk saat ini pihaknya telah menaikan beberapa status hanya dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.

“Ada sebelas perkara yang statusnya telah kita naikan selama ini. Perkara tipikor tentu paling banyak mendapatkan perhatian masyarakat,” katanya saat ditemui di acara Gelar Pasukan Mapolres Garut, Kamis (23/7), dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Sugeng mengungkapkan, saat ini pihaknya telah meningkatkan empat kasus tipikor ke tahap penuntutan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Garut, Kuswendi, akhirnya dijebloskan ke tahanan Rutan Kelas 2 Garut terkait dugaan kasus korupsi SOR Ciateul di Kecamatan Tarogong Kidul bersama salah seorang bawahannya, Kamis lalu (9/7).

Selain Kuswendi, Kejari juga ikut menahan anak buah Kuswendi di Dispora, yakni Kabid Kemitraan Sarana dan Prasarana Dispora Garut, Yana Kuswandi. Saat ini, Yana sudah pensiun sebagai PNS.

Tak hanya itu, seorang mantan kepala desa serta rekanan juga telah ditahan dalam kasus dugaan korupsi beras untuk keluarga miskin (Raskin).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya