Berita

Beberapa artis mengenakan kalung anti virus corona eucalyptus buatan Kementan/Net

Nusantara

Undang Artis Lalu Kampanye Kalung Kementan, Pengamat: Istana Mungkin Sudah Bingung Dan Kehilangan Akal

RABU, 22 JULI 2020 | 13:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Diundangnya para artis hingga influencer oleh Presiden Joko Widodo ke Istana Negara beberapa waktu lalu menunjukkan kegamangan pemerintah dalam menghadapi pandemik Covid-19.

Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/7).

"Mungkin Istana sudah kehilangan akal, sudah bingung. Kehilangan akal dan bingung karena corona trendnya makin naik," kata Ujang Komarudin.


Namun, alih-alih membantu pemerintah dalam mensosialisasikan waspada dan turut menyerukan tingkat kedisiplinan masyarakat, para artis dan influencer ini beberapa diantaranya mengenakan kalung anti virus corona eucalyptus yang dibuat Kementerian Pertanian.

Menurut Ujang yang juga pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, ini seperti menunjukkan dagelan semata untuk menghadapi pandemik Covid-19.

"Kita anggap hiburan saja, jika Jokowi undang artis, lalu setelah itu pakai kalung corona. Hiburan di tengan pandemik corona, yang saat ini bukannya menyusut. Tapi bertambah terus," pungkasnya.

Presiden Jokowi mengundang setidaknya 30 pekerja seni-kreatif ke Istana Merdeka Jakarta, Selasa lalu (14/7). Jokowi memberikan mereka misi khusus antara lain membantu sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat.

Alih-alih membantu pemerintah, para artis ini beberapa mengeluarkan pernyataan dan sikap kontroversial dan mengenakan kalung anti virus corona dan memposting di media sosialnya.

Salah satunya, Yuni Shara mengatakan kalung eucalyptus atau kalung anti virus corona membuatnya lebih aman ketika beraktivitas.

"Kadang ada hal yang tidak dapat dikerjakan dari rumah sehingga harus keluar. Dengan adanya inovasi kalung eucalyptus ini, saya jadi merasa lebih safety," ucapnya.

Padahal, kalung itu masih kontroversi lantaran disebut-sebut khasiatnya masih diragukan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya