Berita

Brasil mulai uji klinis vaksin Covid-19 buatan perusahaan bioteknologi China, Sinovac/Net

Kesehatan

Dahului Indonesia, Brasil Sudah Mulai Uji Klinis Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

RABU, 22 JULI 2020 | 10:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Vaksin Covid-19 buatan perusahaan bioteknologi China, Sinovac, mulai melakukan tahap akhir pengujian di Brasil. Di mana para sukarelawan menerima dosis pertama uji klinis tahap 3.

Vaksin yang dinamakan CoronaVac tersebut mulai disuntikkan ke 9.000 petugas kesehatan di enam negara bagian. Uji klinis sendiri akan dilakukan selama tiga bulan ke depan dengan dua dosis.

"Kita hidup di masa yang unik dan bersejarah, dan itulah sebabnya saya ingin menjadi bagian dari uji coba ini," ujar seorang dokter berusia 27 tahun yang menjadi penerima dosis vaksin pertama di Rumah Sakit Klinis Sao Paulo.


Melansir CNA, Sinovac sendiri bekerja sama dengan pusat penelitan kesehatan masyarakat Brasil, Butantan Institute dalam mengembangkan uji klinis tahap 3.

Jika vaksin terbukti aman dan efektif, Butantan Institute memiliki hak untuk memproduksi 120 juta dosis vaksin di bawah perjanjian.

Brasil terpilih menjadi tempat pengembangan uji klinis vaksin mengingat masih luasnya penyebaran virus corona di sana. Sama halnya seperti Indonesia.

Beberapa hari terakhir, Indonesia telah menerima 2.400 dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac untuk diuji klinis. Uji klinis tersebut dikembangkan oleh Bio Farma dan Universitas Padjajaran.

Jika berhasil, Bio Farma memiliki hak untuk memproduksi 250 juta dosis vaksin berdasarkan perjanjian.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya