Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil/RMOLJabar

Nusantara

Ikuti Level Kewaspadaan Pusat, 5 Wilayah Di Jabar Masuk Zona Oranye

SENIN, 20 JULI 2020 | 20:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Level kewaspadaan wilayah di Jawa Barat sudah mengikuti level Gugus Tugas penanganan virus corona baru (Covid-19) pusat. Setidaknya ada empat kategori yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Covid-19 pusat.

Empat kategori risiko tersebut di antaranya Zona Merah (risiko tinggi) atau penyebaran virus belum terkendali, Zona Oranye (risiko sedang) atau penyebaran tinggi dan potensi virus tidak terkendali. Selain itu Zona Kuning (risiko rendah) atau penyebaran terkendali dengan tetap ada kemungkinan transmisi, serta Zona Hijau (tidak terdampak) atau risiko penyebaran virus ada tetapi tidak ada kasus positif Covid-19.

“Mulai minggu ini ratting kewaspadaan wilayah sudah kita gunakan ratting Gugus Tugas Nasional. Jadi tidak lagi menggunakan Gugus Tugas Jabar yang memang lebih dulu, tapi agar bahasa kita sama seperti pemerintah pusat,” ucap Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (20/7) seperti dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Dari hasil pergesaran level kewaspadaan tersebut, Emil -sapaan akrabnya- melaporkan, sebanyak 22 wilayah di Jabar masuk dalam risiko rendah atau zona kuning. Sedangkan, 5 wilayah lainnya masuk dalam risiko sedang atau zona oranye.

“Per minggu ini sudah kita geser dan hasilnya adalah sekitar 22 masuk zona risiko rendah atau kuning. Hanya 5 yang masuk kategori risiko sedang yaitu Kota Bogor, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Cimahi itu adalah zona orange atau risiko sedang. 22 Kabupaten sisanya adalah zona kuning zona rendah,” jelasnya.

Emil mengatakan, saat ini pihaknya tengah menghitung level kewaspadaan di tingkat kecamatan. Menurutnya, hal itu untuk wacana pembukaan sekolah.

“Kita sedang menghitung juga kecamatan-kecamatan yang sudah masuk zona hijau karena dari risiko rendah dan sedang ini kita akan lebih detail zoom in ke level kecamatan untuk wacana pembukaan sekolah di zona hijau yang saya kira akan kita bahas lebih lanjut lagi,” katanya.

Disamping itu, terkait sanksi warga yang tidak menggunakan masker, Emil mengatakan, pihaknya tengah menunggu Inpres dari Presiden terkait sanksi kedisipilinan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Terkait denda itu masih berjalan sesuai rencana di tanggal 27 kita sedang menunggu penguatan menurut arahan dari Menseskab, dalam 2-3 hari ini inpres dari presiden terkait sanksi kedisiplinan selama AKB ini, itu juga akan diturunkan dari pemerintah pusat kepada kita,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya