Berita

Menteri Agama Fachrul Razi/Net

Politik

Dinilai Gagal Hadir Di Tengah Pandemik Covid-19, PMII Jatim Minta Menag Fachrul Razi Dicopot

SABTU, 18 JULI 2020 | 19:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Suara kritikan terhadap kinerja kabinet Indonesia Maju terus menggelinding usai Presiden Jokowi menunjukkan kemarahannya Kamis (18/6) lalu saat sidang kabinet paripurna.

Saat itu Jokowi mengaku jengkel karena para menterinya tidak memiliki sens of crisis menghadapi pandemik virus corona baru (Covid-19).

Suara perombakan kabinet Jokowi itu ditanggapi oleh aktivis mahasiswa Nahdliyin, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).


Ketua PKC PMII Jawa Timur, Abdul Ghoni menilai Kementerian Agama (Kemenag) RI merupakan lembaga paling tidak serius mulai dari awal kabinet terbentuk.

"Berbicara kinerja menteri, apa yang disampaikan presiden soal menteri harus kerja extraordinary adalah Menteri Agama yang hampir tak mencerminkan keseriusan dari awal", kata Abdul Ghoni, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (18/7).

Aktivis dari pulau Jawa paling timur ini melihat Fachrul Razi sebagai pemimpin di Kemenag, tidak mempunyai capaian program selama pandemik Covid-19.

"Persoalan pendidikan di bawah naungan Kemenag, Menag gagal hadir di tengah-tengah kampus ketika pandemi ini," imbuhnya.

"Sering menghilang dan gak mau berdialog, mendengarkan keluh kesah mahasiswa selama ini," terangnya.

Ghoni mewakili kader PMII di Jawa Timur menyatakan tidak puas atas kinerja Menteri Agama. Ia meminta Presiden Jokowi mengambil langkah extraordinary sesuai pidatonya dalam rapat kabinet.

"Saya sih menyarankan kepada presiden untuk reshuffle menteri agama", ujarnya.

Menurut Abdul Ghoni, isu dan kebijakan tentang pendidikan dan radikalisme akan menjadi konsentrasi bangsa ke depan. Tantangan itu harus dilakukan oleh pemimpin yang betul-betul memahami isu dan problematika bangsa.

"Daripada kementerian agama hancur, mending ganti," pungkas Abdul Ghoni.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya