Berita

Presiden Jokowi bersama putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Purnomo Ngaku Ditawari Jabatan Saat Dipanggil Ke Istana, Pengamat: Jokowi Offside!

SABTU, 18 JULI 2020 | 14:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bakal Calon Walikota Solo, Achmad Purnomo mengaku diundang Presiden Jokowi ke Istana Negara pada Kamis (16/7).  

Ia mengaku ditawari jabatan oleh Jokowi asalkan rela mundur dari persaingan dengan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka untuk tidak maju sebagai Calon Walikota Solo dari PDIP.

Pengamat politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam menilai apa yang dilakukan oleh Kepala Negara merupakan suatu kesalahan besar. Jokowi dinilai telah melanggar etika dan memanfaatkan Isatan untuk kepentingan politik praktis putra sulungnya.


"Cara Presiden Jokowi melakukan negosiasi dan menawarkan jabatan kepada pesaing putranya Gibran Rakabumingraka dalam Pilkada Kota Surakarta di Istana Negara merupakan kesalahan besar seorang presiden," demikian kata Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (18/7).

Dalam pengamatan Umam, Jokowi tidak hanya sekali memanfaatkan Istana untuk pertemuan politik praktis. Sebelumnya Maret 2018, Jokowi pernah mendatangkan elite partai pendukungnya ke Istana.

Meski Istana saat itu beralibi bahwa pertemuan bukan inisiatif Presiden, namun demikian pemanggilan Achmad Purnomo jelas merupakan kehendak dari Jokowi.

Istana Negara tambah Umam, merupakan simbol negara, sehingga tidak patut memperbincangkan urusan politik praktis. Apalgi, hanya untuk memuluskan langkah anak kandungnya.

“Jokowi sudah offside, jelas itu out of the line, melanggar etika dalam memanfaatkan simbol negara Istana presiden merupakan simbol negara, yang seharusnya digunakan untuk urusan politik kebangsaan, bukan tempat negosiasi politik praktis, apalagi untuk melancarkan kepentingan anak dan keluarga penguasa untuk mencapai kekuasaan," demikian uraian Umam.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya