Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Double "Keterlaluan", Calonkan Anak Dan Ogah Mundur

SABTU, 18 JULI 2020 | 14:19 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Majelis Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule menanggapi komentar tokoh nasional, Dr. Rizal Ramli yang mengkritik pencalonan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka di pilkada.

Menurut Rizal Ramli, langkah Jokowi yang mengizinkan Gibran maju berpolitik adalah sebuah langkah offside dan keterlaluan.

"Ndak nyangka kirain budaya Solo itu santun, tau diri, pertimbangkan rasa & etika. Lho kok ini anomali, vulgar?" kata RR di akun Twitter @RamliRizal, Sabtu (18/7).


RR merespons cuitan pemilik akun @DonAdam68 yang mengusulkan kepada Jokowi untuk mengeluarkan Keppres yang memutuskan Gibran dan mantunya Bobby Nasution sebagai pemenang di Pilkada Solo dan Medan, agar hemat biaya di tengah pandemik corona.

Iwan Sumule mengatakan, bukan hanya memajukan keluarga inti di pilkada yang keterlaluan, Jokowi tidak mau mundur saja dari kursi presiden sudah keterlaluan.

"Jokowi tak mau mundur saja sudah keterlaluan dan tak tahu diri. Padahal sudah tidak kompetibel dan tak punya solusi lagi buat rakyat. Hopeless," kata dia lewat akun @KetumProDEM.

Dan yang memalukan, lanjut Iwan Sumule, setelah Gibran menyalip politisi senior PDIP asal Solo, Achmad Purnomo, oleh Jokowi wakil walikota Solo itu ditawari jabatan

"Tambah lagi ditolaknya tawaran jabatan oleh Purnomo sebagai kompensasi majunya Gibran sebagai Walkot Solo. Memalukan!" pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya