Berita

Gibran Rakabuming Raka bersama sang ayah Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jika Tak Sanggup Hentikan Praktik Oligarki, Jokowi Sekurangnya Tidak Ikut Melanggengkan Politik Dinasti 

SABTU, 18 JULI 2020 | 10:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jika benar pengakuan Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo yang diiming-imingi dinego Joko Widodo dengan jabatan lain sebagai timbal balik lantaran putranya Gibran Rakbuming Raka mendapat rekomendasi PDIP di Pilkada, maka Jokowi tidak sebatas pedagang jabatan.

Begitu pandangan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (18/7).

"Sekedar merestui menantu dan putranya berebut kuasa di pilkada saja, sudah cukup membuktikan Jokowi gagal menjadi tauladan, terutama dalam semangat anti dinasti politik," kata Dedi Kurnia Syah,


"Lebih-lebih jika benar pengakuan Purnomo, maka Jokowi tidak lebih sebatas pedagang jabatan," lanjut dia menegaskan.

Sangat disayangkan, ungkap Dedi Kurnia Syah, DPP PDIP akhirnya menunjuk Gibran sebagai calon walikota padahal sebelumnya PDIP Surakarta memberikan rekomendasi kepada Purnomo.

Ini membuktikan bahwa politik di Indonesia seolah hanya dikuasai oleh kelurga elit politik dan pejabat.

"Jika Presiden tidak sanggup menghentikan praktik oligarki, sekurangnya tidak ikut melanggengkan kekuasaan ke anak dan menantu," sindir Dedi Kurnia Syah.

Achmad Purnomo juga sempat mengungkapkan kekecewaanya. Namun, Wakil Walikota Solo yang bakal pensiun tahun depan itu sudah mempasrahkan realitas yang terjadi.

"Bukan soal legawa atau tidak, itu kenyataan, realita. Saya kan tidak mencalonkan diri tapi dicalonkan (sebagai bakal cawalkot Solo), diberi tugas oleh PDIP Surakarta. Kemudian anak presiden masuk, he-he-he. Itu kenyataan yang tak bisa dipungkiri. Bukan soal legawa, realitanya begitu," kata Purnomo, Jumat (18/7).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya