Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mendatangi Pasar Tebet Timur, Jakarta Selatan untuk menyosialisasikan larangan kantong plastik sekali pakai/Istimewa

Nusantara

Ariza Terjun Langsung Ke Pasar Kampanyekan Kantong Belanja Ramah Lingkungan

JUMAT, 17 JULI 2020 | 23:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sosialisasi mengenai larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai terus dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah resmi mengeluarkan larangan sejak 1 Juli lalu.

Dalam rangka sosialisasi tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria pun langsung mendatangi Pasar Tebet Timur, Jakarta Selatan untuk mengkampanyekan penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan (KBRL).

Menurut Riza, sampah yang dihasilkan di Jakarta tidak kurang dari 7.800 ton per hari. Sampah-sampah tersebut selanjutnya dibuang ke Bantar Gebang dan diprediksi akan penuh sampai 2021.


"Sehingga, kampanye ini menjadi penting untuk mengurangi sampah, menjaga lingkungan, karena tidak kurang dari 14 persen dari sampah warga tiap hari berasal dari kantong plastik,” ujar pria yang karib disapa  Ariza itu, Jumat (17/7).

Selain mengurangi sampah plastik, Pemprov DKI Jakarta juga telah melakukan berbagai upaya lainnya untuk perbaikan lingkungan. Di antaranya pengelolaan sampah berbasis ramah lingkungan yang akan dikembangkan melalui sarana kompos.

"Lalu pengambilan dan pemanfaatan gas metane serta gas energi baru, terbarukan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan pengelolaan sampah berbasis bisnis," sambungnya.

Adapun larangan kantong plastik tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta 142/ 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya