Berita

Kapolri Jenderal Idham Azis/Net

Politik

Gara-gara Djoko Tjandra, Polri Dapat Momentum Bersih-bersih Institusi

JUMAT, 17 JULI 2020 | 17:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Polri patut berterima kasih kepada Djoko Tjandra lantaran dengan terungkapnya surat jalan membuka tabir oknum jenderal di korps bhayangkara yang mbalelo.

“Terbukti ada Jenderal yang melakukan tindakan indisipliner,” kata Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/7).

Untuk itu, lewat skandal surat jalan yang dikeluarkan oleh mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) Bareskrim Brigjen Prasetijo Utomo sebagai momentum Kapolri Jenderal Idham Azis untuk bersih-bersih internal terutama bagi Perwira Tinggi (Pati) Polri yang bermental bobrok dan nakal.


“Contohnya itu, seorang Brigjen atas inisiatifnya sendiri mengeluarkan surat jalan bagi koruptor, ini momentum sisir semua bersihkan jenderal yang mbalelo, agar Polri kembali mendapat kepercayaan masyarakat,” terang Adib.

Adib berkeyakinan, Kapolri dan jajaran di bawahnya memiliki tujuan dan rasa yang sama dalam rangka menjaga marwah institusi Polri. Kapolri tidak segan untuk mencopot Pati yang menyalahgunakan wewenang hanya untuk kepentingan pribadi, apalagi sampai berkolaborasi dengan koruptor.

“Saya kira publik harus memberikan kesempatan bagi Kapolri dan Kabareskrim untuk mengusut tuntas kasus Djoko Tjandra ini,” ujarnya.

Akademisi Universitas Islam Syech Yusuf Tangerang ini khawatir, kasus Djoko Tjandra justru dimanfaatkan oleh oknum baik internal Polri maupun eksternal dengan tujuan mendiskreditkan untuk kepentingan kandidat-kandidat calon Kapolri atau Tribrata 1 yang akan datang.

“Efeknya justru berdampak ke publik, terkait persepsi Polri sebagai penegak hukum yang dituntut harus bekerja secara profesional,” demikian Adib.

Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo berkomitmen untuk mengungkap siapapun pihak-pihak yang terlibat dalam melindungi terpidana kasus hak tagih (cassie) Bank Bali Djoko Tjandra sehingga dengan mudah bisa keluar masuk Indonesia tanpa diketahui oleh aparat penegak hukum.

“Jadi tidak ada lagi pandang bulu siapapun yang terlibat didalamnya semuanya akan kita proses. Termasuk juga, bagaimana dia masuk kemudian dia melakukan apa saja. Siapa yang membantu dia, sampai dia keluar dari Indonesia semuanya akan kita telusuri,” tegas Sigit.

Hal tersebut dilakukan, merupakan perintah Kapolri Jenderal Idham Azis sebagai bentuk komitmen Polri untuk mengungkap seterang-terangnya perkara ini dan menjaga marwah institusi Polri.

Mantan Kapolda Banten ini mengatakan, proses pemeriksaan internal terhadap Brigjen Prasetijo Utomo tidak hanya sebatas pemeriksaan etik saja melainkan dilanjutkan proses pidana

“Jadi saya tegaskan, sekali lagi bahwa di Kepolisian ada tiga jenis penanganan. Disiplin, kode etik dan pidana. Jadi terkait dengan seluruh rangkaian kasus ini, maka akan kita tindaklanjuti dengan proses pidana,” pungkas Sigit.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya