Berita

Pengamat politik Unas, Andi Yusran/RMOL

Politik

Andi Yusran: Pejabat Indonesia Harus Tiru Thailand, Mundur Saat Gagal

JUMAT, 17 JULI 2020 | 05:39 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pejabat publik Indonesia dinilai perlu mengikuti budaya politik di negara tetangga Thailand. Memilih mundur saat gagal menjalankan tugas negara.

Pengamat Politik Universitas Nasional, Andi Yusran mengatakan, mundur dari jabatan saat gagal mengemban amanah adalah bentuk pertanggungjawaban pada publik.

"Ketika mereka merasa gagal, mereka undur diri dari jabatannya sebagai bentuk akuntabilitas publik, budaya yang sama juga kukuh dianut oleh orang Jepang yang dalsm ksmus mereka tidak kata ‘gagal’," demikian kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/7).


Ia melihat di Indonesia yang terjadi justru sebaliknya, pejabat merasa biasa saja saat gagal mengemban amanah.

"Yang terjadi  justru sebaliknya, kegagalan adalah hal biasa, tidak ada perilaku akuntabilitas kepada publik, yang dominan terjadi adalah  akuntabilitas vertikal semata," demikian kata Doktor Politik Universitas Padjajaran ini.

Diketahui, Tim ekonomi pemerintah Thailand kompak mundur di tengah krisis virus corona baru (Covid-19. Alasannya, kontraksi ekonomi Thailand mengalami kontraksi paling cepat akan masuk pada jurang resesi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya