Berita

Massa dari mahasiswa pecinta alam (Mapala) gelar aksi tolak omnibus law di depan Gedung DPR RI/RMOL

Politik

Mapala Indonesia Turun Gunung Tolak Omnibus Law, Ini Tuntutannya

RABU, 15 JULI 2020 | 19:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seratusan mahasiswa pecinta alam (Mapala) Indonesia yang tergabung dalam Pusat Kordinasi Nasional (PKN) menggelar aksi di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7).

Dalam aksinya, mereka melakukan teatrikal dengan menggelar tenda di depan gerbang DPR dan membentangkan spanduk hingga pamflet bertuliskan "Mapala Bergerak Lawan Omnibus Law, DPR Menghancurkan Ruang Pendidikan Kami" #CabutOmnibusLaw".

Mereka menuntut agar omnibus law RUU Cipta Kerja ditarik dari pembahasan di DPR RI. Mereka juga meminta DPR berhenti melayani korporasi lantaran dalam sejumlah pasal RUU tersebut dinilai memberi karpet merah bagi para pemodal.  


"Stop layani korporasi," tegas Koordinator Aksi Mapala Indonesia, Herdy dalam orasinya.

Selain itu, Mapala Indonesia ini juga menilai banyak pasal-pasal yang menegasikan aspek kelestarian lingkungan hidup. "Stop korbankan alam untuk oligarki," tutup Herdy.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya