Berita

ASN di Pemprov DKI Jakarta gelar donor darah/RMOL

Nusantara

Jaga Stok Selama Pandemik, BKD DKI Bantu PMI Dengan Gelar Aksi Donor Darah

RABU, 15 JULI 2020 | 14:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta dalam penyediaan stok darah, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar aksi donor darah, di Gedung Blok G, Balaikota DKI Jakarta.

"Kami mengajak aparatur sipil negara mendonorkan darah untuk kepentingan bersama," ujar Kepala BKD Pemprov DKI Jakarta, Chaidir, Rabu (15/7).

Menurut Chaidir, pihaknya menargetkan bisa menyumbang 250 kantong darah dalam aksi sosial di Balai Kota DKI hari ini. Selanjutnya kegiatan serupa juga akan digelar Pemprov DKI Jakarta di lima titik lainnya.


"Total kami menargetkan sebanyak 1.000 hingga 1.200 kantong darah disumbangkan untuk menambah stok PMI DKI Jakarta," ungkapnya.

Sementara salah seorang tenaga medis PMI DKI Jakarta, Sari menuturkan, kegiatan aksi donor darah digelar dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Petugas dan calon pendonor wajib memakai masker, pemeriksaan suhu tubuh dan mencuci tangan pakai sabun dan hand sanitizer sebelum dan sesudah mendonorkan darah.

"Pegawai datang bergantian untuk menghindari berkumpulnya orang banyak di lokasi aksi donor darah lantai dasar Blok G," tandasnya.

Untuk diketahui, jumlah stok darah PMI DKI Jakarta kian menipis di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Plt Ketua PMI DKI Jakarta Muhammad Muas mengatakan normalnya dalam sehari PMI DKI Jakarta bisa mendapatkan 1.000 kantong darah. Namun saat ini  hanya bisa mengumpulkan 300 sampai 500 kantong darah.

"Kami seharusnya bisa mendapat 1.000 kantong darah per harinya. Tapi dalam kondisi pandemik seperti ini kami hanya mencapai 500 kantong darah, bahkan bisa sampai 300 kantong dalam sehari," ucapnya beberapa waktu lalu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya