Berita

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria/RMOL

Nusantara

PPDB DKI Berjalan Baik, Komisi E Sarankan Penempatan Guru Dilakukan Rotasi

SELASA, 14 JULI 2020 | 22:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meskipun telah selesai dilaksanakan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PSBB) di DKI Jakarta masih menyisakan pro kontra.

Pasalnya PPDB DKI dinilai sejumlah pihak tidak adil lantaran sistem penerimaan siswa lebih mengutamakan usia dibandingkan zonasi ataupun prestasi.

Akibatnya terpaksa banyak peserta didik yang gagal masuk sekolah negeri.
Oleh karena itu, Komisi E DPRD DKI Jakarta pada hari ini menggelar rapat bersama jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta dalam rangka evaluasi

Oleh karena itu, Komisi E DPRD DKI Jakarta pada hari ini menggelar rapat bersama jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta dalam rangka evaluasi

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria, menilai kebijakan PPDB tahun ajaran 2020/2021 sudah berjalan cukup dengan baik.

Menurut Iman, sistem PPDB yang diterapkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta sudah sesuai dalam menyerukan pendidikan untuk semua kalangan di Ibu Kota.

"Alhamdulillah, hari ini banyak sekali sekolah-sekolah yang sumbernya bercampur tidak hanya satu golongan," ujar Iman, saat ditemui disela-sela rapat dengan Disdik DKI di Gedung DPRD, Selasa (14/7).

Iman menyarankan, untuk menjaga mutu sekolah, Dinas Pendidikan dapat melakukan rolling atau mengatur ulang penempatan tenaga pengajar di masing-masing sekolah

"Kita sarankan supaya guru-guru sekolah dirolling, agar mereka yang di zona nyaman bisa turun ke sekolah yang bawah. Tujuannya agar bisa mengangkat klasifikasi sekolah tersebut," ungkapnya.

Politisi Gerindra itu juga mengapresiasi adanya penambahan jalur bina RW oleh Disdik DKI, yang menjadi solusi bagi calon peserta didik baru (CPDB) tanpa melalui proses umur dan jarak.

"Kami ingin agar lebih dibesarkan lagi, jangan hanya di RW tapi mungkin RW dan irisan-irisannya," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya