Berita

Gde Siriana Yusuf/Net

Politik

Gde Siriana: Pak Jokowi, Kalau Tujuanya Efisiensi Bubarkan Juga Wamen Dan Stafsus

SELASA, 14 JULI 2020 | 13:44 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Presiden Joko Widodo berencana untuk membubarkan 18 lembaga dan komisi negara dalam waktu dekat. Presiden ingin ada perampingan, dengan tujuan efisiensi.

Direktur Indonesia Future Studies (Infus) Gde Siriana Yusuf berpendapat, jika tujuan Presiden untuk efisiensi, seharusnya dibubarkan juga posisi wakil menteri (Wamen) dan staf khusus (Stafsus).

“Jika tujuannya untuk efisiensi, semestinya juga bubarkan Wamen dan stafsus yang sebenarnya bukan pos-pos yang penting,” kata Gde melalui akun Twitternya @SirianaGde, Selasa (14/7).


Menurut Gde, Jokowi cukup mengoptimalkan fungsi dari Direktorat Jenderal (Dirjen) yang ada di setiap Kementerian.

Tidak cukup sampai disitu, kata Gde, disaat negara tengah sulit alias bokek, sudah sepatutnya gaji para ASN turut dipotong.

"Apalagi saat ini negara lagi bokek. Juga soal gaji. Jika swasta terapkan potong gaji, mestinya ASN juga. Agar semua merasakan krisis,” pungkas Gde.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan akan ada perampingan lembaga dan komisi negara dalam waktu dekat.

Jokowi mengatakan, saat ini ia mengibaratkan pemerintahan Indonesia seperti sebuah kapal besar. Untuk itu, agar cepat bergerak kapal perlu dirampingkan agar cepat dalam menghadapi berbagai macam rintangan.

“Semakin ramping organisasi, ya cost-nya semakin bisa kita kembalikan. Anggaran, biaya, kalaupun bisa kembalikan ke menteri, kementerian, ke dirjen, direktorat, direktur, kenapa kita harus pakai badan-badan itu lagi, ke komisi itu lagi," kata Jokowi di Istana Negara, Selasa (14/7).

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya