Berita

Pakar kesehatan masyarakat dari Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany/Net

Kesehatan

Hasbullah Thabrany: Penambahan Kasus Positif Corona Berpotensi 10 Ribu Dalam Sehari

SELASA, 14 JULI 2020 | 11:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kasus positif virus corona baru (Covid-19) diprediksi bisa mencapai angka yang cukup tinggi oleh pakar kesehatan masyarakat dari Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany.

Karena menurutnya, rekor pertambahan yang terjadi pada Kamis (9/7) pekan lalu sebanyak 2.657 kasus baru, masih berpotensi melonjak.

"Saya sih enggak kaget (tambahan kasus positif lebih dari 2 ribu), karena kita berpotensi dapat di atas 10 ribu satu hari," ungkap Hasbullah Thabrany saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (14/7).


Lonjakkan kasus harian yang kemungkinan lebih tinggi, menurut Hasbullah, akan beriringan dengan naiknya target pemeriksaan spesimen yang dilakukan pemerintah dengan tingkat kedisplinan masyarakat menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Namun, jika melihat rata-rata jumlah pemeriksaan spesimen yang sudah mencapai 20 ribu ke atas, dan hasilnya ditemukan kasus positif seribu hingga 2 ribu lebih, maka Hasbullah menaksir persentase positifity rate di Indonesia berkisar 5-10 persen.

"Kalau diikut-ikuti ya sekitar 10 persen dari testing itu (untuk yang hari Kamis pekan lalu). Ya sekitar 5 sampai 10 persen lah variannya. Tergantung pemilihan orang tesnya," ungkap Pendiri Perhimpunan Ahli Manajemen Jaminan dan Asuransi Kesehatan Indonesia (Pamjaki) ini.

"Tapi kembali lagi, tergantung berapa banyak tes yang dilakukan. Kan jumlah tes yang dilakukan masih sedikit di Indonesia," pungkas Hasbullah Thabrany menambahkan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya