Berita

Ilustrasi

Presisi

Kasus Tewasnya Yodi Editor Metro TV, Polisi Telah Periksa 20 Orang Saksi

SENIN, 13 JULI 2020 | 22:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polisi masih terus mendalami kasus tewasnya editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polisi masih belum memastikan apakah Yodi dibunuh atau melakukan bunuh diri.

"Intinya kami ada dua apakah itu ada pelakunya sehingga korban meninggal dunia, atau dengan dirinya sendiri sehingga menyebabkan meninggal dunia. Itu sementara yang kami bisa sampaikan analisa awal," kata Kasat Reskrim Jakarta Selatan, AKBP M Irwan Santoso di Polres Jakarta Selatan, Senin (13/7).

Dia menjelaskan, pihaknya terus melakukan proses identifikasi mengumpukan keterangan dan data di lapangan. Polisi juga melakukan pemeriksaan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.


"Kurang lebih sekitar 20 lebih ya, di mana saksi-saksi tersebut dari temen dekat, lingkungan sekitar keluarga korban, kemudian ditemukannya barang barang bukti," jelasnya.

Sebelumnya, tiga orang anak yang tengah bermain layangan menemukan jasad tergeletak di pinggir Tol JORR, Pesanggrahan, Ulujami, Jakarta Selatan. Jasad tersebut dikenal sebagai Yodi yang berprofesi editor Metro TV.

Saat ditemukan, terdapat sejumlah luka tusukan pada bagian tubuh korban. Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto mengatakan, di lokasi kejadian polisi juga menemukan pisau. Polisi masih mendalami temuan pisau tersebut.

"Yang kami temukan di TKP satu set baju lengkap, ponsel kemudian ditemukan luka-luka pada korban dan sebilah pisau,” ujar Irwan di Jakarta, Jumat (10/7).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya