Berita

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian/Net

Politik

Dedi Kurnia: Tito Karnavian Punya Potensi Diusung Pada 2024, Tapi Hanya Cawapres

SENIN, 13 JULI 2020 | 19:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian disanjung oleh anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Mardani Ali Sera saat rapat kerja bersama di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Oleh Mardani, Tito Karnavian disebut sebagai calon presiden potensial untuk dijagokan pada Pemilu 2024.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpendapat, sosok Tito sebetulnya sangat layak. Tetapi, bukan menjadi calon presiden melainkan calon wakil presiden.


“Iklim politik 2024 belum bergeser dari ketokohan Jawa sebagai pusat pemilih dominan, sehingga menempatkan Tito sebagai capres untuk saat ini belumlah terlalu relevan,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/7).

Hal paling mungkin terkait kontestasi Tito, mungkin di skema wapres. Dengan demikian, sambung Dedi, memungkinkan untuk berpasangan Jawa-non Jawa.

“Sebagai alternatif cawapres, Tito bisa saja akan menjadi pusat perhatian, terlebih selama ini wapres selain Jawa didominasi tokoh-tokoh Indonesia Tengah. Akan bagus jika 2024 ada pergeseran tren wapres dari representasi barat non Jawa,” urai Dedi.

Dedi mengungkap, bahwa persoalan Jawa dan non Jawa bukanlah dikotomi semata melainkan hanya sebatas hitungan politik.

Sebab, ungkap Dedi, dari hasil survei yang dilakukan oleh IPO pada Juni 2020 dominasi pemilih Jawa cukup besar dan loyalitas sesama kandidat Jawa.

Di sisi lain, sambungnya, godaan Mardani bisa diartikan sebagai upaya PKS untuk menggaet simpatisan Tito di Pilkada 2020.

"Namun, terlalu dini lamaran PKS untuk Capres 2024, meskipun memang tren positif Tito cukup konsisten ke arah lebih baik," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya