Berita

Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra SIK/Net

Presisi

Residivis Yang Membunuh Polisi Di Polres Sumbawa Akhirnya Meninggal Dunia

SENIN, 13 JULI 2020 | 09:40 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Perjalanan kriminalitas SH alias Bim, pembunuh Kanit Reskrim Polsek Utan Sumbawa, akhirnya berakhir.

Setelah ditangkap oleh Tim Gabungan Polda NTB pada hari Minggu (12/7), residivis ini meninggal dunia pada hari Senin (13/7).

Baca: Pelaku Penusukan Yang Menewaskan Polisi Di Polres Sumbawa Berhasil Ditangkap


Catatan hitamnya di dunia kriminal cukup panjang. Selama ini, dalam setiap aksinya dia selalu lolos dari kejaran polisi. Bahkan warga Kecamatan Utan ini beberapa kali dijadikan DPO.

Selama ini, pria bertato ini dikabarkan memiliki jimat “lintah”, di mana setiap kali jimat lintah digunakan meski dihajar massa hingga babak belur, akan pulih kembali setelah minum air dan tubuhnya dibaluri air.

Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra SIK yang didampingi Kasat Reskrim, IPTU Akmal Novian Reza SIK, menyebutkan aksi kriminal yang pernah dilakukan tersangka SH antara lain adalah kasus perampokan gaji guru di KSB tahun 2007.

SH kembali melakukan aksi perampokan di Toko Emas wilayah Kecamatan Alas Tahun 2015. Tak hanya itu, SH menganiaya Kades Tengah, Kecamatan Utan Tahun 2016.

Yang paling anyar, SH menjadi tersangka tunggal kasus penganiayaan yang menyebabkan Ipda Uji Siswanto–Kanit Reskrim Polsek Utan meninggal dunia, Jumat, 10 Juli 2020 pukul 10.30 WITA.

Tersangka SH menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 03.30 dinihari (13/7) di RSUD Sumbawa, saat sedang mendapat perawatan intensif.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya