Berita

Plh Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay (kanan) Jubir Pemerintah Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto (dua dari kanan), pakar komunikasi politik, Gun Gun Heryanto (dua dari kiri), dan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa (kiri) saat diskusi peluncuran buku "Menghadang Corona: Advokasi Publik di Masa Pandemik" karya Saleh Partaonan Daulay, di Komplek Parlemen, Jakarta (Jumat, 10/7)/RMOL

Politik

Zulkifli Hasan Kepada Menkes Terawan: Biarpun Saleh Daulay Kritis, Tapi Dia Tulus

JUMAT, 10 JULI 2020 | 18:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay memang terkenal kritis terhadap sejumlah kebijakan pemerintah dan lantang dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.

Namun begitu, kritikan Plh Ketua Fraksi PAN DPR yang tajam itu disampaikan dengan tulus, dan semata-mata untuk kebaikan ke depan.

Begitu disampaikan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan kepada Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto dalam acara peluncuran buku karya Saleh P. Daulay berjudul "Menghadang Corona: Advokasi Publik di Masa Pandemik", di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (10/7).


Zulkifli Hasan dan Menkes Terawan Agus hadir secara virtual.

"Saudara Saleh itu salah satu kader terbaik, salah satu anggota DPR terbaik. Sangat kritis. Kritiknya tajam dan argumentatif," ujar Zulkifli Hasan.

"Tetapi Pak Menteri (Terawan), percayalah Saudara Saleh ini tulus," imbuhnya menambahkan.

Zulhas sapaan akrab pimpinan MPR itu, mengapresiasi karya buku yang ditulis oleh Saleh Daulay. Hal itu merupakan bentuk kontribusi nyata dalam membangun bangsa. Termasuk kritiknya sebagai masukan untuk semua pihak.  

"Mungkin kadang-kadang kritik yang tajam itu membuat telinga kita merah, tetapi kalau kita dengan jernih memperhatikan, kritik-kritik Saudara Saleh itu adalah untuk memberikan masukan, pendapat, saran, agar kebeijakan-kebijakan pemerintah itu yang terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara," demikian Zulhas.

Peluncuran buku Menghadang Corona: Advokasi Publik di Masa Pandemik juga diisi dengan diskusi yang menghadirkan pembicara, Saleh Daulay sendiri, Achmad Yurianto (Jubir Pemerintah Percepatan Penanganan Covid-19), Gun Gun Heryanto (pakar komunikasi politik), dan Teguh Santosa (CEO RMOL Network/Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia, JMSI).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya