Berita

Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman/Net

Politik

Penangkapan Maria Pauline Ibarat Semut Di Ujung Lautan Tampak, Gajah Di Pelupuk Mata Tak Terlihat

JUMAT, 10 JULI 2020 | 07:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jagat publik dihebohkan dengan penangkapan buronan kasus pembobolan Bank Negara Indonesia (BNI), yaitu Maria Pauline Lumowa setelah 17 tahun. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memimpin proses ekstradisi dari Serbia.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat Taufiqurrahman mengaku keheranan dengan kinerja Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)

Pasalnya, Kemenkumham seolah memamerkan penangkapan Maria Pauline Lumowa, sementara buronan skandal Bank Bali Djoko Tjandra bisa leluasa masuk ke Indonesia.


"Bahkan sempat membuat E-KTP di daerah Jakarta Selatan," geram Taufiq kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (10/7).

Taufiqurrahman mengibaratkan dengan peribahasa “semut di ujung lautan nampak, tapi gajah di pelupuk mata malah tidak kelihatan”.

Skandal Bank Bali sudah terjadi 10 tahun lebih dan pelakunya menjadi buronan aparat hukum Indonesia. Semestinya, kata Taufiq, semua sistem pengamanan bisa melacak dan membaca, jika buronan Joko Tjandra memasuki wilayah Indonesia.

Namun yang terjadi saat ini justru sebaliknya. Bahkan yang membuat ini tampak seperti dagelan, lanjut Taufiq, adalah Djoko Tjandra dengan leluasa membuat KTP-el baru dengan proses dan pelayanan yang cepat.

"Kalau begini terus pelaksanaan penegakan hukum kita lama-lama publik makin tidak percaya dengan law enforcement yang terjadi di pemerintah kita," tegas mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta itu. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya