Berita

Menkumham Yasonna Laoly dan buron pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa/Net

Hukum

Pemulangan Maria Pauline Tidak Lepas Dari Ekstradisi Nikolo Iliev Tahun 2015

KAMIS, 09 JULI 2020 | 08:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia dan Serbia belum memiliki perjanjian untuk ekstradisi. Diplomasi dan hubungan baik yang kemudian membuat Indonesia bisa membawa pulang pelaku pembobolan Bank BNI yang telah menjadi buron belasan tahun, Maria Pauline Lumowa.

Begitu tegas Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dalam siaran persnya kepada media, Kamis (9/7).

“Lewat pendekatan tingkat tinggi dengan para petinggi Pemerintah Serbia dan mengingat hubungan sangat baik antara kedua negara, permintaan ekstradisi Maria Pauline Lumowa dikabulkan," tegasnya.


Lebih lanjut, menteri asal PDIP itu menjelaskan bahwa ada hubungan timbal balik antar kedua negara atau resiprositas yang turut melancarkan proses ekstradisi Maria.

Dia menjelaskan bahwa pada tahun 2015 lalu, Indonesia berhasil mewujudkan keinginan Serbia untuk mengekstradisi pelaku pencurian data nasabah Nikolo Iliev.

Singkatnya, Yasonna ingin menegaskan bahwa ekstradisi ini merupakan hasil dari komitmen pemerintah dalam upaya penegakan hukum yang berjalan panjang. Di mana pemerintah telah meminta percepatan proses ekstradisi terhadap Maria setelah Maria ditangkap NCB Interpol Serbia pada Juli 2019 lalu.

Maria Pauline Lumowa adalah salah satu tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru senilai Rp 1,7 triliun lewat Letter of Credit (L/C) fiktif pada tahun 2002 hingga 2003 lalu.

BNI mencairkan dana pinjaman sebesar 136 juta dolar AS dan 56 juta Euro atau sama dengan Rp 1,7 triliun dengan kurs saat itu perusahaan Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu, PT Gramarindo Group.

Kuat diduga kucuran ini tidak lepas dari bantuan "orang dalam" karena BNI tetap menyetujui jaminan L/C dari Dubai Bank Kenya Ltd., Rosbank Switzerland, Middle East Bank Kenya Ltd., dan The Wall Street Banking Corp. Padahal bank-bank itu bukan merupakan bank korespondensi Bank BNI.

Puncaknya, pada Juni 2003 BNI merasa curiga dengan transaksi PT Gramarindo Group. Didapati bahwa perusahaan tersebut tak pernah melakukan ekspor.

Namun demikian, saat dugaan L/C fiktif ini  dilaporkan ke Mabes Polri, Maria Pauline Lumowa sudah lebih dahulu terbang ke Singapura pada September 2003 atau sebulan sebelum jadi tersangka.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya