Berita

Kerumunan protes di Beograd Serbia atas penanganan pemerintah terhadap krisis/Net

Dunia

Jam Malam Kembali Diberlakukan Di Serbia, Massa Mengamuk Minta Presiden Mundur

RABU, 08 JULI 2020 | 08:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kerusuhan pecah saat Polisi Serbia berusaha membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata kepada ribuan orang yang melakukan unjuk rasa di Belgrade, Serbia pada Selasa (7/7). Massa marah setelah pemerintah mengeluarkan keputusan untuk memberlakukan kembali jam malam akibat melonjaknya kasus baru Covid-19.

Para demonstran menyalakan api dan terlihat melemparkan batu ke arah polisi, meneriakkan agar Presiden Aleksandar Vucic untuk Mengundurkan diri. Merka memprotes kinerja pemerintah yang dianggap lamban dalam menangani krisis Covid-19 di negara itu.

Polisi yang terprovokasi kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa yang semakin beringas.


Berbicara setelah protes, Perdana Menteri Ana Brnabic menyesalkan kejadian itu. Dia mengatakan seharusnya tindakan itu tidak dilakukan, apalagi di saaat negara sedang berjuang melawan pandemik.

“Saya mengutuk serangan kekerasan terhadap gedung parlemen di saat negara dan sistem kesehatan kita menghadapi pukulan terkuat dari coronavirus sejak awal pandemik,” ungkapnya, seperti dikutip dari AFP, Rabu (8/7).

Vucic mengumumkan pemberlakuan kembali jam malam pada akhir pekan kemarin, setelah negara Balkan itu mencatat hari paling mematikan dengan adanya penambahan 13 kematian baru.

Jam malam baru akan berjalan dari Jumat hingga Senin, kata Vucic, menambahkan bahwa tim krisis pemerintah akan memutuskan apakah itu diterapkan secara nasional atau hanya untuk Beograd saja.

“Tidak ada yang bisa menanggung angka-angka ini. Kami tidak ingin membunuh dokter kami,”  kata presiden.

Dalam dua minggu terakhir, infeksi harian di Serbia telah meningkat dan sekarang secara teratur mencapai 300.

Pekan lalu, pemerintah memberlakukan beberapa pembatasan baru di beberapa kota dan kota hotspot, termasuk Beograd, di mana kewajiban memakai masker di ruang publik kembali diberlakukan. Beberapa rumah sakit di ibukota juga dirancang ulang sebagai pusat perawatan virus, dan sebuah rumah sakit lapangan telah dibuka kembali di arena olahraga.

Menurut laporan media setempat, situasinya sangat serius di kota barat daya Novi Pazar, di mana rumah sakit telah melaporkan limpahan pasien dan kurangnya peralatan.

Pada hari Senin (6/7) negara tetangganya, Kosovo, kembali memberlakukan  jam malam di ibukota Pristina dan tiga kota lainnya.

Pemerintah Serbia melepaskan langkah-langkah penguncian awal dua bulan lalu, jelang pemilihan Presiden di negara itu. Pada minggu-minggu sebelum jajak pendapat, hampir tidak ada batasan sosial bahkan berbagai acara olahraga diadakan dengan dihadiri oleh ribuan penonton.

Para kritikus menuduh presiden melepaskan kuncian itu terkait dengan pemilihan nasional pada 21 Juni, yang telah membawanya kembali ke tampuk kepemimpinan Serbia.

Saai ini, negara-negara di seluruh Balkan sedang menghadapi peningkatan dalam kasus-kasus baru setelah keberhasilan awal mereka mengekang pandemic Covid-19.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya