Berita

Gubernur DKI, Anies Baswedan, diminta lebih tegas terkait penerapan protokol kesehatan di masa PSBB/RMOL

Politik

Kasus Covid-19 Di Ibukota Terus Naik, Anies Disarankan Copot Pejabat Yang Tidak Becus Awasi Protokol Kesehatan

SELASA, 07 JULI 2020 | 12:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pandemik virus corona baru alias Covid-19 di Ibukota belum ada tanda-tanda akan mereda. Padahal, saat ini DKI Jakarta telah memasuki Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi menuju era New Normal.

Karena itu, pengawasan protokol kesehatan yang lebih ketat mutlak dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menggerakan seluruh sumber daya, dari mulai lurah hingga walikota.

"Pengawasan diharapkan tidak kendor hingga akhir tahun atau tepatnya sebelum vaksin ada," ucap anggota DPRD DKI, Gilbert Simanjuntak, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (7/7).


Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, Gubernur DKI, Anies Baswedan, juga harus tegas dalam memberi sanksi kepada pejabat wilayah yang tidak becus mengawasi protokol kesehatan di kawasan mereka.

Karena, Gilbert menilai lonjakan kasus pada masa PSBB transisi ini akibat lemahnya pengawasan dari pemerintah.

Selain itu, menurutnya, Pemerintah DKI kerap mengumumkan bahwa angka reproduksi efektif (Rt) virus di DKI telah di bawah satu, yakni 0,99.

Pernyataan terkait angka Rt tersebut, lanjut Gilbert, membuat masyarakat semakin menganggap enteng virus ini. Dan abai terhadap penerapan protokol kesehatan pada masa transisi menjelang New Normal.

"Menggunakan data dengan Rt 0,99 atau 0,98 sebagai dasar untuk mengatakan Covid-19 sudah terkendali akan membuat kita gegabah," ucapnya.

Ditegaskan Gilbert, angka pertambahan di atas 200 kasus per hari pada beberapa hari ke belakang telah menunjukan sinyal merah bahwa wabah sesungguhnya tidak terkendali.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya