Berita

Ekonom senior, Rizal Ramli, mengkritisi tim ekonomi Jokowi yang hanya bisa ciptakan skandal keuangan ketimbang mendapat solusi dari masalah-masalah yang ada/Net

Politik

Rizal Ramli: Tim Ekonomi Jokowi Hanya Hasilkan Skandal Keuangan

SELASA, 07 JULI 2020 | 11:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim ekonomi Presiden Joko Widodo kembali dapat kritik pedas dari ekonom senior, Dr Rizal Ramli. Tim ekonomi pemerintah dinilai tak mampu menyelesaikan masalah yang menimpa ekonomi dan perbankan nasional.

Menurut Rizal Ramli, tak ada prestasi yang diraih tim ekonomi Jokowi, selain hasilkan skandal keuangan dan berutang dengan bunga supertinggi.

"Setelah 40-an perusahaan asuransi, sekuritas & reksadana gagal bayar. Total 400-500 triliun. Belakangan beberapa bank buku3 spt Bukopin, bermasalah. Tim ekonomi tidak mampu selesaikan ini, karena prestasinya justru skandal-skandal keuangan seperti Century, ngutang bunga super-tinggi. Cc @jokowi," beber Rizal Ramli melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (7/7).


Cuitan RR tersebut merupakan respons dari keluhan akun @Abrisamalimust1 yang dipersulit untuk mengambil uang tabungannya di Bank Bukopin.

"Mo narik duit di bukopin 2,4jt hasil keringet bukan hasil bajer. Kemaren di pluit ga bisa, disuruh ke kreo. Di kreo suruh ke bintaro sektor 3. Sampe bintaro nomernya udah abis, katanya cuma dijatahin 25 org. Et dah gimana nih om," keluh @Abrisamalimust1, Selasa (7/7).

Belakangan ini, sejumlah nasabah Bank Bukopin mengeluh sulit untuk menarik dana yang mereka simpan. Bahkan, tersebar di media sosial, sejumlah foto yang menunjukkan ATM Bank Bukopin yang tidak berfungsi.

Keresahan nasabah Bank Bukpoin ini boleh jadi terkait dengan pembelian sebagian saham oleh KB Kookmin Co Ltd asal Korea Selatan. Saat ini, KB Kookmin dan PT Bosowa Corporindo tercatat sebagai dua pemegang saham terbesar Bukopin. Bosowa memiliki 23,39 persen saham Bukopin, sementara Kookmin sekitar 21,99 persen saham.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya