Berita

Rapat Kerja Menteri KKP Edhy Prabowo bersama Komisi IV DPR RI/Net

Politik

Bela Edhy Prabowo Soal Ekspor Benih Lobster, Nasdem: Nggak Usah Dengerin Bu Susi Yang Nyanyi Di Luar Panggung

SELASA, 07 JULI 2020 | 04:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

  Saat rapat kerja (Raker) bersama Menteri KKP Edhy Prabowo dan jajaran, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI banyak yang memberikan dukungan kepada menteri asal Partai Gerindra itu.

Salah satunya, anggota Komisi IV DPR RI Darori Wonodipuro yang menyebut, polemik ekspor benih lobster yang kini ramai diperbincangkan masyarakat itu tidak lepas dari upaya campur tangan Menteri KKP yang lama, Susi Pudjiastuti.

Menurut Darori Wonodipuro, Menteri KKP lama seolah belum rela melepaskan jabatannya karena tidak lagi menjadi Menteri KKP di periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi).


"Ada mantan menteri belum rela melepaskan jabatannya. Kok yang direcokin lobster?" ujar Darori dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Jakarta, Senin (6/7).

Senada, Pimpinan Komisi IV DPR RI dari fraksi Nasdem Hasan Aminuddin mengatakan, Menteri Edhy Prabowo sebaiknya tetap fokus pada kebijakan yang diambilnya tanpa mendengarkan celotehan pihak luar. Termasuk, dari Menteri KKP yang lama Susi Pudjiastuti.

Sebab, menurut Hasan Aminuddin, celotehan dari Menteri KKP lama itu justru semakin mempublikasikan kinerja baik dari Menteri KKP sekarang.

"Pak Edhy gak usah mendengarkan Bu Susi yang sedang nyanyi di luar panggung. Biarin aja. Semakin dia kenceng, semakin terpublikasi dengan baik kinerja Pak Edhy kan gitulah. Tingkatkan harkat dan martabat rakyat," ujarnya.

Anggota Komisi IV DPR RI yang lain, Ahmad Ali menyatakan dukungan terhadap kebijakan ekspor benih lobster yang diteken Edhy Prabowo. Namun begitu, ia menyarankan agar Kementerian KKP memperbaiki narasi ekspor benih lobster itu agar dipahami masyarakat dan tidak menimbulkan kontroversi.

"Sehingga di luar tidak terkesan kebijakan ekspor lobster hanya untuk kepentingan orang-orang tertentu. Ini yang kemudian narasinya, tolong KKP diperbaiki," kata Ahmad Ali.

Kemudian, Ahmad Ali juga meminta Edhy Prabowo untuk tidak terpengaruh dengan kebijakan menteri KKP yang lama. Ia pun berharap kepada masyarakat untuk memberikan kesempatan Menteri asal Gerindra itu untuk menunjukkan kinerja.

"Jangan menari di atas panggung mantan menteri KKP deh. Pak Edhy yang punya kebijakan ini bahwa ini kepentingan rakyat, kepentingan bangsa, jalan tanpa perlu memperdulikan narasi-narasi yang ada di luar. Hari ini Edhy Prabowo jadi Menteri KKP, izinkan dia untuk melaksanakan program ini sampai selesai," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya