Berita

Millenial Talk Conference 2020/Net

Politik

Kualitas SDM Dan Ketersediaan Lapangan Kerja, Dua Syarat Bagi Indonesia Optimalkan Bonus Demografi

SENIN, 06 JULI 2020 | 11:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Millenial Talk Institute sukses menyelenggarakan lomba esai nasional dengan tema “Bangkitkan Semangat Pemuda, Sambut Bonus Demografi” sekaligus dilanjutkan dengan Millenial Talk Conference 2020.

Sebagai wadah bertukar ide, gagasan dan pikiran, rangkaian Millenial Talk Conference menghadirkan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo sebagai pembicara kunci.

Bamsoet, begitu dia karib disapa, menyebutkan Indonesia saat ini tengah menghadapi era bonus demografi di mana generasi muda pada rentan usia 16-30 tahun ada 64 juta jiwa.


Bonus demografi tersebut, kata Bamsoet, bisa memberikan peluang kemajuan ekonomi. Di sisi lain, juga dapat menghadirkan kemubaziran.

"Nilai kemanfaatan bonus demografi bisa optimal apabila terpenuhi dua prasyarat. Pertama, jumlah usia produktif tersebut merupakan sumber daya manusia yang berkualitas. Kedua, ketersediaan lapangan pekerjaan," ujar Bamsoet dalam acara yang diselenggarakan secara virtual, Minggu (5/7).

Dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini, tidak semua negara sukses mengelola bonus demografi yang dimiliki. Seperti Jepang, China dan Korea Selatan berhasil menjadikan bonus demografi pada industri eletronik.

"Brazil gagal lantaran akses pendidikan yang berkualitas dan infrastruktur serta penyediaan lapangan pekerjaan kurang mendapatkan prioritas," katanya.

"Afrika Selatan gagal karena kurangnya perhatian pada kualitas pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja serta rendahnya tingkat pertumbuhan lapangan perkerjaan, sehingga sekitar 53 persen generasi milenial Afrika menjadi pengangguran," jelas Bamsoet.

Sementara itu, Founder Millenial Talk Institute Hasan Basri menyampaikan, Millenial Talk Institute hadir sebagai gerakan sosial kepemudaan yang fokus pada pemberdayaan dan pengembangan pemuda diberbagai kajian diantaranya pendidikan, demokrasi, kesehatan, dan sosial ekonomi.

"Harapan kami, yaitu ingin melahirkan generasi millenial yang produktif, aktif dan mudah-mudahan bisa menjadi pemimpin di masa yang akan datang," ucapnya.

"Hadirnya Millenial Talk Conference ini kami rancang sebagai wadah pelatihan dan pemberdayaan pemuda untuk memberikan pemahaman dan wawasan luas terkait dengan tema malam ini tentang “demokrasi”" demikian Hasan Basri.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya