Berita

Tokoh nasional DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Era “Pura-pura Merakyat” Sudah Berakhir, Era Baru Akan Datang

SENIN, 06 JULI 2020 | 07:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kecenderungan rakyat Indonesia dalam memilih pemimpin berbeda-beda setiap zamannya. Terkadang rakyat butuh pemimpin yang tegas, gagah, dan berwibawa seperti Bung Karno di era awal kemerdekaan.

Begitu urai tokoh nasional DR. Rizal Ramli menangkap fenomena kepemimpinan yang terjadi di negeri ini.

Tidak hanya suka pemimpin yang gagah, acapkali rakyat juga senang dengan mereka yang merakyat. Seperti Presiden Joko Widodo yang fenomenal sebagai pemimpin merakyat.


Bahkan sempat viral saat dia turun langsung ke dalam gorong-gorong mengecek saluran air di ibukota.

“Ada masa, suka yang gagah dan berwibawa. Kemudian ada masa, suka yang merakyat, masuk gorong-gorong, dan cium kaki,” urainya kepada redaksi, Senin (6/7).

Namun demikian, Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengingatkan publik agar tidak lagi terkecoh dengan gaya merakyat. Sebab gaya yang demikian belum tentu berbanding lurus dengan kebijakan pro rakyat.

“Gayanya doang merakyat. Tapi kebijakan tidak pro-rakyat. Masalah bukan selesai, malah dibikin ribet dan KKN semakin subur,” tegasnya.

Rizal Ramli mengatakan bahwa gaya yang demikian sudah tidak lagi disenangi rakyat. Rakyat kini butuh gaya kepemimpinan nasional yang baru.

“Era “pura-pura merakyat” sudah berakhir. Era baru akan datang,” tutupnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya