Berita

Wakil Ketum Gerindra, Arief Poyuono

Politik

Arief Poyuono: Kangmas Jokowi Selalu Merasa Jadi Jongos Rakyat

MINGGU, 05 JULI 2020 | 21:37 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Presiden Joko Widodo selalu merasa dirinya adalah jongos rakyat. Itu sebabnya dia tidak sungkan memarahi anakbuahnya yang dinilai tidak dapat memahami kesulitan rakyat akibat pandemi Covid-19.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono, Minggu malam (5/7).

“Kangmas Jokowi itu selalu merasakan dirinya adalah jongosnya rakyat Indonesia. Dan banyak anak buahnya itu malah berlaga seperti tuan kepada rakyat, bukan malah merasakan sebagai jongos rakyat atau pelayan rakyat,” ujar Arief Poyuono.


Dari sekian banyak menteri Jokowi, kelihatannya hanya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang dapat merasakan penderitaan rakyat di tengah Covid-19.

Hal itu dapat dilihat dari hasil survei yang dilakukan Indonesia Polical Opinion (IPO) yang menyebutkan antara lain, Tito Karnavian dinilai publik sebagai menteri di Kabinet Indonesia Maju yang paling responsif dalam menangani pandemi Covid-19.

Menurut survei itu, posisi 10 teratas menteri yang kebijakannya paling responsif menangani pandemi Covid-19 adalah Tito Karnavian (34,5 persen), Wishnutama (27 persen), Retno Marsudi (24,1 persen), Sri Mulyani (21,4 persen), Airlangga Hartarto (19,7 persen), Mahfud MD (17,4 persen), Erick Thohir (17,2 persen), Prabowo Subanto (15,7 persen), Basuki Hadimuljono (14,4 persen), dan Nadiem Makarim (12,7 persen).

Dari survei itu terlihat menteri-menteri di bawah Kementerian Perekonomian banyak yang masuk dalam daftar 10 besar menteri yang punya perasaan atas penderitaan rakyat di tengah  pandemi Covid-19.

“Nah, coba para menteri yang tidak masuk 10 besar mengaktualisasi diri sebagai jongosnya rakyat maka akan bisa terhindar dari kemarahan Sang Jongos Rakyat agar tidak direshuflle nantinya,” ujar Arief Poyuono.

Dia juga menyarankan agar semua menteri  satu credo dan perasaan dalam menghadapi krisis akibat Covid-19 agar “tuan-tuan rakyat” bisa selamat secara ekonomi dari ancaman Covid-19.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya