Berita

Ketua Umum FPI, Ahmad Sobri Lubis di atas panggung dalam aksi ganyang komunis/RMOL

Politik

Teriakan FPI Ganyang Komunis Disambut Gema Takbir Massa

MINGGU, 05 JULI 2020 | 16:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Massa yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI menggelar 'Apel Siaga Ganyang Komunis' di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Minggu (5/7).

ANAK NKRI merupakan gabungan dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam dan ormas lain, seperti Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA212) dan lain sebagainya.

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Ahmad Sobri Lubis yang turut hadir menyatakan, keikutsertaan FPI dalam rangka kecintaan terhadap Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa Indonesia.


"Kalau ada lembaga baik itu partai maupun ormas yang ingin mengubah Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila yang mereka inginkan, segera ditegakkan hukum, bubarkan," tegas Sobri yang disambut teriakan takbir dari massa yang hadir.

Sobri mengungkapkan, sejak awal sejarah bangsa Indonesia, memang sudah ada embrio-embrio yang merusak pemikiran dan keberagaman, yaitu paham-paham anti-Pancasila seperti komunis.

Maka itu, menurutnya sudah menjadi tugas seluruh ummat Islam Indonesia turut menjaga agar ideologi tidak digeser ke komunis.

"Untuk membela negara dan agama saat ini tidak ada kata mundur. Kita akan bangga sebagaimana orangtua kita dulu mengganyang komunis. Maka kita siap mengganyang mereka," tegas Sobri Lubis.

"Kuatkan barisan, segala fitnah bertebaran mungkin akan ada di depan. Siap berjihad? Takbir," tutupnya dengan kembali disambut takbir dari massa.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya