Berita

Anggota DPR RI Fraki PAN, Guspardi Gaus/Net

Politik

Sambut Baik Kabar Masuk Kabinet, Politisi PAN: Kubu-kubuan Koalis Dan Oposisi Itu Cuma Saat Pilpres

MINGGU, 05 JULI 2020 | 16:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu dilamarnya Partai Amanat Nasional (PAN) untuk masuk ke Kabinet Indonesia Maju seiring dengan kemungkinan reshuffle pasca kemarahan Presiden Joko Widodo direspons positif oleh PAN.

Politisi PAN Guspardi Gaus mengatakan, jika kabar tersebut benar adanya, maka hal itu dilakukan semata-mata untuk penguatan pemerintahan dalam penanganan pandemik Covid-19 dan persoalan lain.

"Ya kita memberikan apresiasi, barangkali dalam rangka penguatan terhadap kabinet yang akan dibentuk. Jadi artinya, presiden melihat kalau memang PAN dimasukkan itu adalah dalam rangka kebersamaan, untuk membangun bangsa dan negara," ujar Guspardi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/7).


Ia menegaskan bahwa kubu koalisi dan oposisi berlaku hanya dalam kontestasi Pilpres. Hal itu ditegaskan berkenaan dengan posisi PAN yang sebelumnya menjadi oposisi.

"Kalau persoalan kubu-kubuan atau koalisi itu terjadi ketika berlangsungnya Pilpres. Kalau memang presiden menetapkan salah seorang daripada kader PAN, tentu kita merespons secara positif. Dimasukkan atau tidak tetap saja, ingin membangun bangsa," paparnya.

Legislator asal Sumatera Barat ini menegaskan, masuk atau tidaknya PAN di pemerintahan tidak akan memengaruhi komitmen partai berlambang matahari itu dalam membangun bangsa.

"Ada dalam kabinet atau tidak, PAN tetap berkomitmen untuk membangun bangsa dan negara," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya