Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Kemunculan Kalung Anti Corona Diduga Buntut Dari Kemarahan Jokowi

MINGGU, 05 JULI 2020 | 07:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rencana Kementerian Pertanian (Kementan) akan memproduksi massal kalung anti virus corona diduga merupakan buntut dari aksi Presiden Joko Widodo marah-marah pada para menterinya.

Analis politik Universitas Islam Indonesia (UII), Geradi Yudhistira mengatakan, marah-marahnya Presiden Jokowi tersebut diduga mengakibatkan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) berinisiatif membuat kebijakan untuk segera menghabiskan anggaran.

“Jadi mungkin ini juga gara-gara kemarahan presiden kemarin yang soal anggaran tidak diserap. Jadinya mungkin habis-habisin anggaran salah satunya adalah bikin program kayak gini,” ujarnya Geradi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/7).


Dia menyesalkan adanya program kalung anti corona ini. Sebab kalung itu dibuat tanpa ada dasar ilmiah, tidak ada rujukan penelitian, dan sebagainya.

Geradi mengaku sedih lantaran pemerintah tidak terbiasa untuk berpikir sesuatu yang sifatnya jangka panjang.

"Jadi buat saya ini sangat menyedihkan. Padahal solusi-solusi jangka panjang itu yang akan menyelematkan kita di masa yang akan datang, kalau kita mau berpikir, tapi ternyata kita tidak mau berpikir soal itu," pungkas Geradi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya