Berita

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke Kota Tegal yang sukses masuk dalam zona hijau/Net

Politik

Komisi A DPRD DKI Kunker Ke Tegal Di Tengah PSBB Transisi, Katar: Dananya Dari Mana?

MINGGU, 05 JULI 2020 | 00:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Di tengah perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi di Jakarta selama 14 hari, sejumlah anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta yang dikomandani Mujiyono melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Tegal, Jawa Tengah pada Jumat kemarin (3/7).

Selain Mujiyono, politisi Kebon Sirih lain yang ikut kunker di antaranya Purwanto dan Inggard Joshua (Fraksi Gerindra), Jamaludin (Fraksi Golkar), Nasrullah (Fraksi PKS), dan CN Dr Lauw Siegvrieda (Fraksi PDIP).

Kunjungan kerja Komisi A DPRD DKI tersebut, bertema 'Koordinasi dan Studi Komparasi ke Walikota Tegal Jawa Tengah Guna Mendapatkan Informasi tentang Penanganan dan Pengendalian Covid-19, Manajemen Bansos serta Peran Ormas dalam PSBB.'


Dalam kesempatan itu, Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menerima secara langsung kunjungan kerja para anggota Dewan Kebon Sirih di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal.

Dedy Yon mengatakan, biaya penanganan Covid-19 di Kota Tegal paling rendah, yaitu berkisar Rp 10 miliar.

Selain itu, pihaknya pun bisa mendapatkan alat pelindung diri (APD) dengan harga yang rendah. Termasuk harga sembako yang dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Dedy Yon menjelaskan, keberhasilan Kota Tegal menjadi zona hijau juga karena peran serta masyarakat yang mengikuti anjuran Pemkot Tegal dan protokol kesehatan.

Dedy Yon bersyukur Kota Tegal sudah dinyatakan zona hijau. Menurutnya, Tegal menjadi kota pertama dalam melangsungkan pemulihan ekonomi.

"Alhamdulillah Kota Tegal saat ini adalah zona hijau. Berbagai tahap sudah dilakukan, pertama local lockdown, isolasi wilayah, dan setelah itu PSBB selama dua kali sesuai persetujuan Kemenkes RI," kata Dedy Yon melalui keterangannya kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Sabtu (4/7).

Sementara, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono mengatakan, Walikota Tegal pantas mendapat apresiasi dalam penanganan Covid-19. Karena Dedy Yon sukses membuat Kota Tegal menjadi zona hijau.

Dalam kesempatan itu, Mujiono juga memuji kekompakan Ormas di Kota Tegal selama berlangsungnya PSBB.

"Banyak hal positif yang bisa kami dapatkan. Bagaimana penanganan pengendalian Covid-19 dan manajemen bansos yang bagus. Termasuk juga dalam pengendalian harga sembako dan APD yang tidak melonjak," ungkap Mujiyono.

Kunker Komisi A ke Kota Tegal sontak mendapat sorotan publik. Salah satunya dari Ketua Koalisi Masyarakat Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto.

Sugiyanto mempersoalkan urgensi kunker Komisi A ke Kota Tegal di tengah pandemik Covid-19 yang masih mewabah.

"Dana kunker dari mana? Kan waktu awal wabah corona, Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi bilang semua kegiatan AKD dinolkan," ungkap Sugiyanto saat dihubungi wartawan, Sabtu (4/7).

Lanjut Sugiyanto, waktu itu para pimpinan fraksi dan komisi di DPRD DKI Jakarta turut menyepakati efisiensi untuk realokasi anggaran pada kegiatan reses, pembahasan Bapemperda, pembahasan Banggar, pembahasan Pansus, pembahasan Bamus, pembahasan Badan Kehormatan, kunjungan kerja Komisi, kunjungan kerja sister city, dan penyelenggaraan kegiatan pimpinan.

"Prasetio bilang, realokasi tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen DPRD DKI Jakarta dalam mendukung penanganan dan pemulihan atas dampak pandemik Covid-19," kata Sugiyanto, mengingatkan.

Sugiyanto juga mendorong agar sejumlah anggota DPRD yang kunker ke Kota Tegal untuk melalukan isolasi mandiri selama 14 hari.

"Isolasi juga harus dilakukan keluarga anggota Dewan yang tinggal satu rumah," tutup Sugiyanto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya