Berita

Pakar Hukum dan Politik Unas Jakarta Saiful Anam/Net

Politik

Saiful Anam Dapat Bocoran Dari Istana, Ketum Relawan Jokowi Bakal Masuk Kabinet

SABTU, 04 JULI 2020 | 22:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bocoran calon menteri baru untuk masuk ke Kabinet Indonesia Maju sudah mulai mencuat ke publik.

Salah seorang Pakar Hukum dan Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta Saiful Anam mengaku telah mendapat bocoran dari pihak istana mengenai satu sosok yang akan masuk kabinet.

"Salah satunya adalah Ketua umum Relawan Jokowi atau ReJO HM Darmizal. Namun, sumber itu tidak mau menyebutkan mau jadi menteri apa," ungkap Saiful Anam dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (4/7).


Secara pribadi, Saiful memandang Darmizal sebagai seorang yang pantas menduduki kursi salah satu kementerian. Karena menurutnya, sosok tersebut berasal dari kalangan masyarakat yang paling bawah, pandai bergaul dan sarat akan pengalaman.

"Jadi, sangat pantas untuk menduduki kursi menteri Sosial ataupun menteri UMKM. Dia ulet, terampil dan mapan. Jadi, saya yakin Darmizal tidak akan silau oleh uang negara," menurutnya.

Keyakinan Saiful semakin kuat ketika melihat kerja-kerja Darmizal saat Pemilu Presiden tahun 2019 silam. Di mana menurutnya, Tim Relawan Jokowi (ReJo) tidak memungut sepeser pun biaya politik.

"Apalagi saat kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin, saya mendapat kabar jika ReJO tidak menerima sama sekali dana kampanye dari tim kampanye nasional (TKN), dan konon sampai saat ini masih rajin blusukan berbagi sembako kepada warga yang terdampak Covid-19," ucapnya.

Berdasarkan bocoran ini pun Saiful berharap kepada Presiden untuk bisa merealisasikan reshuffle kabinet secara cepat. Tapi ia tetap memberi masukan, bahwa untuk orang-orang yang akan dipilih untuk diseleksi dengan sangat hati-hati.

"Ini kan periode terakhir Jokowi menjadi presiden. Tentu dia berkeinginan meninggalkan legacy yang bagus pada seluruh rakyat Indonesia. Jangan sampai kesempatan ini disia-siakan oleh Jokowi," harap Saiful.

"Jangan sampai Jokowi salah pilih menteri. Justru akan memberatkan dirinya sendiri dikahir jabatan," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya