Berita

Agus Harimurti Yudhoyono dan Bambang Purwanto/Net

Politik

Demokrat: RUU HIP, Pendegrasian Pancasila Sebagai Ideologi Negara

KAMIS, 02 JULI 2020 | 15:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Munculnya RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di DPR RI merupakan bentuk penurunan nilai-nilai dalam Pancasila sebagai idelogi negara.

"Secara yuridis munculnya RUU HIP merupakan pedegradasian Pancasila," ujar anggota Badan Legislasi DPR, Bambang Purwanto dalam keterangannya, Kamis (2/7).

Lebih jauh lagi, kata Bambang, mencermati isi RUU HIP juga menodai kemurnian Pancasila seperti tidak dimasukkanya TAP MPRS XXV/ 1966 juga masuknya pasal 6 ayat (1) tentang Trisila, ayat (2) tentang Ekasila.


"Hal ini tentu dapat masuk ke Ketuhanan yang berkebudayaan sehingga semakin menyimpang dari nilai-nilai Pancasila. Sehingga wajar kalau hampir semua kalangan menolak hadirnya RUU HIP ini," katanya.

Sambung politisi Partai Demokrat ini, Pancasila sebagai dasar negara sudah termaktub pada pembukaan UUD 1945 yang kemudian telah dijabarkan ke dalam pasal-pasal UUD sebagai sumber segala sumber hukum dan mempunyai posisi yang tertinggi dalam hirarki peraturan perudang-undangan.
 
Sebagaimana disampaikan Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, kata Bambang, sikap fraksi akan terus mendorong supaya RUU HIP dicabut dari daftar prolegnas dan tidak dilanjutkan lagi pembahasannya.

Dia pun berharap, fraksi-fraksi lain di Parlemen segera menyadari pemilik mandat dalam hal ini rakyat juga sudah meminta RUU HIP agar dicabut dari prolegnas.

"Tentu hal tersebut dapat dilakukan dengan cara pengusul RUU HIP menarik usulannya, selesai sudah," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya