Berita

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution/Net

Politik

Syahrial Nasution: Sehari Sebelum Jokowi Marah, Wantimpres Kuliti Peran OJK

RABU, 01 JULI 2020 | 16:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ada cerita menarik di balik video Presiden Joko Widodo marah-marah pada 18 Juni yang diupload Sekretariat Presiden pada 28 Juni.

Cerita itu disampaikan Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution dalam akun Twitter pribadinya.

Disebutkan bahwa sehari sebelum Jokowi marah di Sidang Kabinet Paripurna, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) mengadakan meeting virtual dengan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.


Rapat tersebut berlangsung sengit. Peran OJK sebagai pipa saluran likuiditas untuk stimulus ekonomi dikuliti.

“Hingga keluar rekomendasi kepada presiden untuk bikin perppu melikuiditasi OJK,” tegasnya.

Cerita itu seolah mendapat pembenaran setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan berbagai kebijakan stimulus di masa pandemik Covid-19. Tujuannya agar sektor jasa keuangan tetap stabil dan bisa mendorong sektor riil kembali bergerak.

Secara teknis, OJK akan meningkatkan penyaluran kredit perbankan ke berbagai sektor sehingga pemulihan ekonomi bisa cepat terjadi.

“Inikah salah satu efek dari video marah-marah yang delay 10 hari? Moral hazard bisa terjadi di korporasi. Bisa juga di level bansos dan BLT. Waspadalah!” tekannya.

Syahrial Nasution juga menilai ada klik penjarahan Jiwasraya yang menyerempet oknum OJK dan Kantor Staf Presiden (KSP).

“Konon, pemain n wasit berkolaborasi mencari bancakan lewat pion2 korporasi n BUMN. Begitu urusan stimulus ekonomi untuk rakyat akibat Covid-19, gagu. Tidak sepiawai operasi mengeduk pundi kekayaan. Sialnya, mereka dekat dengan kekuasaan,” tutupnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya