Berita

Rapat kerja gabungan Komisi VIII DPR RI/RMOL

Politik

Kemensos Ungkap 94 Kabupaten/Kota Tidak Perbaharui Data Kemiskinan Sejak 2015

RABU, 01 JULI 2020 | 14:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sebanyak 94 kabupaten/kota disebut tidak pernah memperbarui data kemiskinan didaerahnya terhitung sejak tahun 2015 hingga saat ini.

Demikian disampaikan Menteri Sosial Juliari Batubara saat rapat kerja gabungan bersama Komisi VIII DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7).

"Sebagai informasi, pimpinan dan anggota, bahwa saat ini, yang tidak pernah update sama sekali dari tahun 2015 ada 92 kab/kota," ujar Juliari Batubara.


Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, ada juga beberapa kabupaten/kota yang telah mengupdate data kemiskinannya ke Kemensos tetapi tidak sampai 50 persen jika dipresentasekan.

"Sekitar 319 kabupaten/kota mengupdate data kemiskinannya namun tidak sampe 50 persen. Jadi misalnya ada kabupaten/kota yang datanya 1.000, dia hanya update mungkin 400," jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, dalam catatan Kemensos ada yang telah mengupdate data kemiskinan daerahnya lebih dari 50 persen. Tercatat sekitar 103 kabupaten/kota.

"Jadi kalau diklasifikasikan yang paling parah gitu ya ada 92 kabupaten/kota. Yang setengah parah ada 319 kabupaten/kota, yang lumayan 103 kabupaten/kota," tuturnya.

"Jadi ini kondisi yang kami hadapi sekarang," imbuhnya.

Sekadar informasi, Juliari mengatakan Bappenas juga sudah menganggarkan sejumlah anggaran kepada Kemensos untuk melakukan verified data yang lebih masif di tahun 2021.

"Terimakasih untuk Pak menteri Bapenas dan teman-teman di Bappenas," demikian Juliari Batubara.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya