Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Golkar Bakal Jadi Magnet Bagi Partai Lain Dalam Pilbup Bandung 2020

SELASA, 30 JUNI 2020 | 11:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tidak perlu menggunakan pisau analisis tajam untuk memprediksi kemungkinan koalisi partai berikut pasangan yang diusung di kontestasi Pemilihan Bupati (Pilbup) Bandung 2020.

Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir ini arah koalisi partai sudah mulai mengemuka secara konkret. Begitupun dinamika politik menunjukan perkembangan yang menarik.

Demikian pandangan pengamat politik dan pemerintahan dari Universitas Nurtanio (Unur) Bandung, Djamu Kertabudi, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/6).


Menurut Djamu, sudah tampak tiga poros yang berpotensi terbentuk dalam perhelatan Pilbup Bandung. Yaitu PKS-Partai Demokrat, lalu PDIP-PAN, dan kemungkinan besar Golkar-Gerindra-PKB.

“Adapun Nasdem masih menggantung. Ada sesuatu yang unik, bahwa kemungkinan koalisi partai yang sudah terbangun ini akan berubah signifikan tergantung siapa yang ditunjuk sebagai calon dari Golkar,” kata Djamu.

Djamu menyebut figur Dadang Supriatna (si pembuat surat sakti saat PPDB, red) sebagai salah seorang yang dinominasikan Golkar sudah menjalin kesepakatan dengan Sahrul Gunawan (Nasdem) untuk berpasangan.

“Dengan demikian, apabila Dadang Supriatna yang ditunjuk sebagai calon bupati (dari partai beringin), maka koalisi akan terjadi antara Golkar dan Nasdem,” tuturnya, dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Sementara itu, lanjut Djamu, sosok lain yang masuk nominasi Cabup Golkar adalah Deding Ishak. Jika Deding ditunjuk maka tidak menutup kemungkinan terjadi koalisi Golkar-PDIP.

“Itu karena Deding sudah jalin komunikasi dengan PDIP. Dan apabila yang ditunjuk Golkar Kurnia Agustina (istri Bupati Dadang Naser) jadi Cabup, maka kemungkinan koalisi tidak berubah (PKS-Demokrat, PDIP-PAN, Golkar-Gerindra-PKB),” bebernya.

Menurutnya, hal tersebut menjadi fakta politik di Kabupaten Bandung yang menunjukan jika Golkar sebagai bandul politik memiliki magnet yang kuat bagi partai lain.

“Sehingga dapat dikatakan bahwa salah satu kepiawaian Golkar di Kabupaten Bandung adalah mampu memilih dan memilah kompetitornya,” tandas Djamu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya