Berita

Ilustrasi ekonom Rizal Ramli/RMOL

Politik

'Anak Kecil Di Stasiun Kecil' Dibacakan Rizal Ramli Jelang Munas JMSI

SENIN, 29 JUNI 2020 | 00:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tidak hanya cerdas dalam memberikan analisa, ekonom senior Rizal Ramli ternyata pandai pula dalam hal berpuisi.

Hal itu dibuktikannya saat mengikuti acara perlombaan pembacaan puisi yang diselenggarakan oleh Jaringan Media Siber Indonesia sebagai rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) I, melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting.

Menurut pria yang Karib disapa RR itu, di tengah suasana sulit pandemik Covid-19 yang melanda Tanah Air, diperlukan terobosan-terobosan. RR pun memuji langkah yang dilakukan JMSI, yaitu dengan menyelenggarakan acara melalui pendekatan puisi dan sastra.


"Saya selalu percaya perubahan diawali dalam pikiran, namun itu pun tidak cukup. Begitu kalangan seniman ikut merumuskan dalam bahasa puisi dan sastra maka akan terjadi suatu perubahan," ungkapnya pada Minggu (28/6).

RR kemudian membacakan puisi karya Irzadi Mirwan dalam buku kumpulan puisinya 'Cinta Tak Kan Mati' Kesaksian dalam perlawanan menentang Rezim Orde Baru yang berjudul "Anak Kecil Di Stasiun Kecil".

Berikut isi puisi yang dibacakan RR.

Anak kecil di stasiun kecil

Air mata ini mungkin cuma sia-sia,
Bagimu dan semua yang kelewat muda untuk bekerja malam-malam begini
Di saat mestinya kau sudah bermain dalam mimpi tidurmu

Aku mencoba menyapamu sia-sia, kau melintas cepat dan aku pun beranjak pergi. Walau bayangmu masih tertinggal di antara tabir air mata yang kuseka diam-diam

Madiun, Agustus 1973


Adapun perlombaan pembacaan puisi yang diselenggarakan JMSI dan diikuti oleh para wartawan mendapatkan anugerah dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas rekor lomba membaca puisi secara virtual pertama di dunia oleh wartawan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya