Berita

Sidang kabinet paripurna/Net

Politik

Para Menteri Tidak Punya Sense Of Crisis, Jokowi Kepikiran Rombak Kabinet

MINGGU, 28 JUNI 2020 | 21:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo kepikiran untuk merombak kabinet kerja Indonesia Maju lantaran para pembantunya bekerja biasa-biasa saja dalam situasi krisis pandemik Covid-19.

Pasalnya, terdapat sejumlah pembantunya yang dalam belanja kementerian tidak secara maksimal. Seperti Kementerian Kesehatan yang baru turun 1,39 persen, padahal sudah dianggarkan lebih dari Rp 70 triliun.

Jokowi menyesali menterinya yang menganggap situasi saat ini dianggap normal dan tidak memiliki sense of crisis.


“Sekali lagi tolong, ini betul-betul dirasakan kita semuanya, jangan sampai ada hal yang justru menganggu,” tegas Jokowi dalam video sidang kabinet paripurna pada tanggal 18 Juni 2020 dilansir dari laman Youtub Sekretariat Presiden, Minggu (28/6).

Dia mendesak agar menterinya melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam situasi krisis saat ini untuk ratusan juta rakyat Indonesia.

“Langkah-langkah extra ordinary ini betul-betul harus kita lakukan. Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah-langkah kepemerintahan. Akan saya buka. Langkah apapun yang extra ordinary akan saya lakukan untuk 267 juta rakyat kita. Untuk negara,” ucapnya.

Secara blak-blakan Jokowi berpikir melakukan perombakan kabinet kerja Indonesia Maju lantaran tidak memiliki perasaan yang sama dengan rakyat.

“Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Udah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat perppu yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan," tegasnya.

Jokowi meminta agar seluruh pembantunya di pemerintahan bekerja keras untuk rakyat dan akan meneken perppu maupun perpres jika diperlukan untuk segera menggelontorkan dana Rp 695,2 triliun untuk hajat hidup rakyat Indonesia.

“Kerja keras, dalam suasana seperti ini sangat diperlukan. Kecepatan dalam suasana seperti ini sangat diperlukan. Sekali lagi kalau payung hukum masih diperlukan saya akan siapkan. Saya rasa itu,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya