Berita

Co-Founder Tirto.id, Sapto Anggoro/Repro

Politik

Media Punya Kewajiban Sampaikan Informasi Bertanggung Jawab

SABTU, 27 JUNI 2020 | 22:55 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Perlu digarisbawahi bahwa apa pun platformnya, media massa tetap memiliki tugas pokok untuk menyampaikan informasi yang bertanggung jawab.

Terlebih di era globalisasi dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi ini tidak sedikit anggota masyarakat yang memanfaatkan aplikasi media sosial untuk memproduksi informasi.

Begitu penegasan yang disampaikan oleh Co-Founder Tirto.id Sapto Anggoro dalam diskusi virtual Smart FM bertajuk “Pening dan Pentingnya Media” Sabtu (27/6).


Selain itu, sambung Sapto, media massa juga terikat dengan UU Pers dan kode etik jurnalistik. Kewajiban ini yang tidak dimiliki media sosial.

“Masyarakat perlu diberikan pemahaman, bahwa di media sosial (orang) bisa senaknya memberikan informasi tanpa konfirmasi ini dan itu,” kata Sapto sambil menambahkan di media massa yang berlaku hal sebaliknya.

Hal senada juga disampaikan Pemred Metro TV Arief Suditomo. Menurutnya, meskipun saat ini publik dibanjiri informasi dari berbagai macam platform, media mainstream akan tetap dicari. Untuk itu ia berpesan agar kredibilitas dan integritas media harus dijaga.

“Karena akhirnya publik akan mencari kebenaran atau referensi bukan dari sosial media melainkan media mainstream,” tandas Arief.

Wartawan senior yang juga pendiri grup Cek & Ricek Ilham Bintang menambahkan, bahwa modal utama media mainstream adalah kredibilitas serta independensi.

Untuk itu, sebagai Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ilham mengatakan, akan terus mendorong seluruh pengelola maupun pemimpin media untuk mewajibkan redaksi atau jurnalisnya agar memiliki sertifikat kompetensi.

“Karena itu adalah pertahanan kita, berpegang teguh kepada kode etik,” pungkas Ilham.

Dua pembicara lain yang hadir dalam diskusi virtual itu adalah wartawan senior Uni Lubis dan Teguh Santosa. Seperti tiga pembicara lain, mereka berdua juga menyampaikan hal yang kurang lebih sama.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya