Berita

Anggota Komisi III dari PKS, Aboe Bakar Alhabsyi/Net

Politik

PKS: Maklum Kapolri Cabut Maklumat, Pasti Ikutin Pemerintah Terapkan New Normal Corona

SABTU, 27 JUNI 2020 | 22:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah Kapolri Jenderal Idham Azis mencabut maklumat Nomor MAK/2/III/2020 yang diterbitkan pada 19 Maret 2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19, bisa dimaklumi.

Tindakan Jenderal Idham Azis terpaksa harus dilakukan seiring dengan kebijakan pemerintah yang memberlakukan The New Normal.

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Alhabsyi dalam keterangannya yang diterima redaksi, Sabtu (27/6).


"Saya memaklumi langkah Kapolri Jenderal Idham Azis mencabut maklumat Nomor MAK/2/III/2020. Sepertinya ini mengikuti kebijakan pemerintah yang menuju new normal," ujar Aboe Bakar.

Namun begitu, Politisi PKS ini berharap, terbitnya Surat Telegram Rahasia Nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 yang telah diteken Kapolri itu sedianya mesti disikapi dengan bijak dan matang.

"Jangan sampai ada efuria yang dapat membuat second wave (gelombang kedua) dari Covid-19," harapnya.

Sebab, kata Aboe Bakar, kondisi di lapangan masih banyak wilayah yang masuk kategori zona merah. Bahkan, ia mendapatkan informasi bahwa sampai ada yang masuk kategori zona hitam.

"Tentunya ini nggak bisa sembarangan, protokol kesehatan harus dipatuhi, jaga jarak harus dipertahankan dan kerumunan tetap harus dilarang," tekannya.  

"Keberhasilan kita melawan penyebaran Covid-19 sangat bergantung pada kedisiplinan kita," imbuh Aboe Bakar.

Oleh karenanya, Aboe Bakar menilai, pencabutan Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 itu bukan berarti bebas mengumpulkan massa.

"Saya minta Polri berkoordinasi dengan para Kepala Daerah yang sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Kebijakan daerah yang mereka buat harus selalu didukung oleh Polri. Termasuk penertiban jaga jarak di tempat umum," tuturnya.  

"Apalagi untuk wilayah zona merah, kita minta Polri terus membantu penyelenggaraan tertib masyarakat," demikian Aboe Bakar.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya