Berita

Ketua SNNU, Witjaksono/RMOL

Politik

Susi Kritisi Ekspor Benih Lobster, SNNU Usulkan Edhy Prabowo Syaratkan Investasi Budidaya Bagi Eksportir

SABTU, 27 JUNI 2020 | 21:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Beberapa hari lalu Eks Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti melalui laman Twitter pribadinya, mengkritik kebijakan Menteri Edhy Prabowo yang membuka kran ekspor bibit lobster.

Susi menyatakan bahwa hasil ekspor benih lobster tidak memberikan dampak penerimaan negara secara signifikan.  

Merespons polemik dibukanya kran ekspor bibit lobster, Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Witjaksono, mengusulkan jalan tengah mengatasi pro kontra kebijakan ekspor yang pernah dilarang di masa kepemimpinan Susi.


Menurut Witjaksono, kekhawatiran Susi soal potensi kerusakan ekosistem lobster di perairan Indonesia sangat bagus dan realistis. Di sisi lain, argumentasi pemerintahan Joko Widodo yang mempertimbangkan keberlangsungan para nelayan dan pengusaha yang bergantung pada ekspor benih lobster juga tepat.

Witjak kemudian mengusulkan, pemerintah memberlakukan syarat bagi pengusaha yang mendapatkan izin ekspor bibit lobster. Baik dari sisi kuantitas, jangka waktu dan juga kewajiban menanamkan investasi untuk budi daya lobster.

"Kita beri kran ekspor bibit lobster bagi pengusaha atau petani dengan kuantitas dan kurun waktu tertentu, ada syarat bagi eksportir mereka diwajibkan untuk berinvestasi di bidang budidaya penggemukan lobster dalam negeri," demikian kata Witjaksono saat berbindang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu malam (27/6).

Lebih lanjut kata Wakil Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N-PBNU) ini, dengan penerapan syarat tersebut, maka bisa dipastikan dalam waktu dua tahun Indonesia akan menjadi negara pengekspor lobster yang dibutuhkan pasar internasional.

"Jadi dalam kurun waktu 2 tahun kedepan, dengan komitmen para eksportir itu dipastikan Indonesia tidak lagi ekspor bibit lobster lagi, tetapi 100 persen lobster hidup dan beku yang dibutuhkan dunia internasional. Efeknya, nelayan, petani tambak dan pengusaha lobster bisa survive dan bahkan memajukan ekonominya," demikian kata Witjaksono.

SNNU mendorong pemerintah menerbitkan paket kebijakan yang dapat mendatangkan investor asing yang sangat membutuhkan lobster dalam negeri. Imbasnya para investor tersebut dapat bekerjasama dengan para nelayan dan pengusaha dalam negeri.

"Investor asing yang butuh lobster dalam negeri agar berinvestasi sehingga mereka bekerja sama dengan nelayan, petani tambak  dan para pengusaha dalam negeri. Ini akan memberi multiplier effect bagi pendapatan negara dan juga ekonomi nelayan akan naik," demikian usulan Witjak.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Dunia Film Berduka, Bintang Jurassic Park Sam Neill Meninggal Dunia

Senin, 13 Juli 2026 | 16:19

Kapolri dan Jajaran Sowan ke Cilangkap Perkuat Silaturahmi dengan Panglima TNI

Senin, 13 Juli 2026 | 16:16

Bincang Ringan di Cilangkap

Senin, 13 Juli 2026 | 16:10

Demokrat Minta Kasus Mantan Jampidsus Febrie Diserahkan ke KPK

Senin, 13 Juli 2026 | 16:06

DPR Buka Peluang Panggil Mahfud MD Bahas Dugaan Cacat Prosedur Kasus Febrie

Senin, 13 Juli 2026 | 16:02

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Kebakaran Maut di Bangkok

Senin, 13 Juli 2026 | 15:59

Rasio Defisit APBN 2026 Paling Tinggi Imbas Lonjakan Belanja Negara

Senin, 13 Juli 2026 | 15:53

Prabowo Diminta Ambil Langkah Strategis Atasi Ketegangan Polri-Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:44

Polri Didesak Berantas Buzzer Penyebar Disinformasi soal Pengamanan Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:30

Rakernas GPA Tegaskan Dukungan Penuh ke Prabowo dan Polri

Senin, 13 Juli 2026 | 15:16

Selengkapnya