Berita

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar bagikan masker anti virus/Net

Politik

Tingkatkan Kesadaran Publik, KPK Bagikan 25 Ribu Masker Anti Virus Korupsi

JUMAT, 26 JUNI 2020 | 14:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar kampanye “Peduli Anti Korupsimu" dengan cara membagikan puluhan ribu masker pada Jumat (26/6).

Kampanye itu bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk peduli anti korupsi. Kampanye dilakukan dengan membagikan 25 ribu masker kain yang bertuliskan ”Anti Virus Korupsi".

“Di masa Pandemik Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), KPK tetap melakukan edukasi guna meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat agar berperilaku sesuai dengan nilai-nilai antikorupsi,” ucap Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar kepada wartawan, Jumat (26/6).


Makna tulisan yang ada di masker tersebut mengandung makna bahwa korupsi merupakan virus yang berbahaya. Sehingga, masker tersebut disimbolkan sebagai pencegahan diri dari korupsi.

Apalagi, di tengah pandemik Covid-19 ini, masyarakat diwajibkan untuk menggunakan masker saat berada di tempat keramaian maupun di ruang publik.

“Melalui kampanye ini, KPK memperkenalkan nilai kepedulian sebagai salah satu dari 9 (sembilan) nilai antikorupsi, yaitu jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil,” jelas Lili.

Kampanye ini berlangsung sejak pukul 08.00 hingga pukul 10.00 di tiga titik yang berbeda. Yakni di depan Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jalan HR Rasuna Said Kav C1, sekitar Patung Pemuda Senayan dan Gedung FX Sudirman Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Kegiatan kampanye ini dihadiri dua pimpinan KPK, Lili Pintauli Siregar dan Alexander Marwata.

Puluhan ribu masker tersebut dibagikan kepada para pengendara, baik pengendara mobil maupun motor. Bahkan, masker juga diberikan kepada masyarakat umum yang berjalan kaki maupun yang sedang berkegiatan di sekitar lokasi kegiatan kampanye.

Lili pun sempat membagikan masker kepada jamaah yang akan melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya