Berita

Jurubicara Partai Gerindra Habiburokhman/Net

Politik

Arief Poyuono Datangi Istana, Gerindra: Dia Mau Ke Mana Kami Enggak Peduli

JUMAT, 26 JUNI 2020 | 09:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu PKI dimainkan kadrun-kadrun yang disebutkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono berujung ke persidangan majelis kehormatan partai yang menaunginya.

Pasalnya, pernyataan sosok yang akrab disapa Poyu itu menuai kontroversi di media sosial, hingga turut menyeret nama Partai Gerindra.

Sidang Majelis Kehormatan Gerindra yang pertama digelar pada Rabu (24/6) lalu, meskipun Puyo tidak hadir sebagai pihak yang teradu.


Akan tetapi kemarin, Kamis (25/6), ketua umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu mendatangi Komplek Istana Negara menemui Menseneg Pratikno. Ia mengaku tidak ada pembahasan mengenai polemiknya dengan Partai Gerindra, karena ia datang atas nama pribadi untuk membicarakan persoalan Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Jurubicara Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, pihaknya tak mempedulikan gelagat politik yang dilakukan Poyu.

"Dia mau ke mana kami enggak peduli. Itu urusan dia. Yang jelas kan pasti enggak bawa nama Gerindra," tegasnya kepada wartawan, Jumat (26/6).

Bahkan, sambungnya, proses persidangan di Majelis Kehormatan Gerindra akan tetap berjalan setiap pekannya selama 2 atau 3 kali sidang lagi. Sehingga dalam keputusan nanti, dipastikan Partai Gerindra tidak terpengaruh dengan tindakan Poyu yang menyambangi Istana.

"Proses di majelis kehormatan tetap berjalan. Jadi kita sudah sidang pertama. Nanti sekitar 2 sampai 3 sidang lagi, tiap pekan, lalu kita akan memutus," ungkap Habiburokhman.

"Jadi proses persidangan ini kita tidak akan terpengaruh manuver-manuver yang bersangkutan lah," sambungnya. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya