Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat kampanye di Pilpres 2019 lalu/Net

Politik

Pembakaran Bendera PDIP Bisa Dihindari Andai Prabowo Bisa Kendalikan Pendukungnya

JUMAT, 26 JUNI 2020 | 07:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ribuan orang turun ke jalan menyampaikan aspirasi penolakan terhadap RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) pada Rabu (24/6) kemarin.

Ribuan orang yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunisme (ANAK) NKRI itu menuntut DPR RI agar RUU HIP dihapus dari prolegnas. Bahkan, meminta Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk menggelar sidang istimewa untuk menurunkan Presiden Joko Widodo.

Aksi yang digelar di depan Gedung DPR/MPR RI itu berlangsung sejak siang hingga sore hari. Namun, jelang berakhir, peserta aksi membakar bendera bergambar palu arit dan bendera PDIP.


Menanggapi itu, analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun menilai unjuk rasa merupakan hak warga negara yang dijamin oleh konstitusi UUD 1945.

"Jadi sah-sah saja dilakukan oleh siapapun, termasuk unjuk rasa (demonstrasi) yang dilakukan oleh ribuan umat Islam yang menolak RUU HIP di depan gedung DPR/MPR RI," ucap Ubedilah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (26/6).

Ubedilah lantas mengurai bahwa massa yang tergabung dalam ANAK NKRI merupakan anggota dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam seperti FPI, PA 212, dan GNPF-Ulama. Di mana pada Pilpres 2019 lalu, kelompok ini adalah pendukung Prabowo Subianto.

“Kini, massa aksi tersebut tidak ada korelasi langsung dengan Prabowo, sebab Prabowo saat ini menjadi bagian utama dari pemerintahan. Namun demikian mereka adalah simpatisan Prabowo," jelas Ubedilah.

Meski begitu, Ubedilah menilai bahwa Prabowo yang kini menjadi Menteri Pertahanan punya ruang yang besar untuk menampung aspirasi para simpatisannya itu.

Artinya, aksi di depan gedung DPR yang berujung pada pembakaran bendera PDIP, yang tidak lain adalah rekan koalisi partai Prabowo di pemerintahan, bisa dihindari. Terlebih jika mantan Danjen Kopassus itu bisa terus hadir di tengah para pendukungnya yang kini berjuang menjaga Pancasila.

"Pada konteks simpatisan itulah ada ruang yang mungkin bagi Prabowo untuk menerima aspirasi dan ide mereka. Bahkan mungkin Prabowo masih ada ruang untuk mengendalikan mereka," terang Ubedilah.

Namun demikian, sambung Ubedilah, di saat rakyat khususnya simpatisannya membutuhkan, Prabowo sedang tidak berada di Indonesia, melainkan tengah berkunjung ke Rusia.

"Tetapi saat demonstrasi berlangsung, Prabowo rupanya tidak ada kontak dengan mereka," pungkas Ubedilah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya